Berita

Politik

Din: Aktivis Muslim Hanya Protes Terhadap Ketidakadilan, Kok Malah Ditangkap

MINGGU, 02 APRIL 2017 | 09:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin prihatin atas penangkapan sejumlah aktivis Muslim, termasuk kader-kader muda Muhammadiyah, dengan tuduhan permufakatan makar.

Penangkapan tersebut jelang Aksi 313 Jumat lalu.

Din yang saat ini tengah berada di Madinah, menyangsikan mereka mau melakukan makar. Menurutnya, para aktivis itu hanya kritis dan protes terhadap ketidakadilan.


"Bukankah menangkap mereka yang hanya beniat menegakkan kebenaran adalah bentuk ketidakadilan nyata sementara seseorang yang kasat mata berbuat kejahatan/melanggar hukum tapi bebas bergerak bahkan terkesan mendapat perlindungan," ungkap Din lewat pesan WhatsApp pagi ini (Minggu, 2/4).

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia ini mengingatkan jangan sampai keadian Ilahi mencari jalannya sendiri, seperti disebutkan dalam surat Ali Imran ayat 54.

"Mereka merekayasa dan Allah membalas rekayasa mereka, sesungguhnya Dia Perekayasa Terbaik," kata Din mengutip terjemahan ayat tersebut.

Din Syamsuddin berada di Madinah, Saudi Arabia, akan menjadi pembicara dalam Simposium PPI Timur Tengah dan Afrika yang bertema ‘Revitalisasi Simpul Kebangsaan di Tengah Kemajemukan’. Simposium tersebut akan berlangsung 3-4 April 2017 di Hallroom Hotel Movenpick. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya