Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32/2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraaan Bermotor Umum tidak jadi diberlakukan karena masih ada penolakan, utamanya dari kalangan driver online.
Ada beberapa poin yang mereka anggap masih mengganjal. Salah satunya terkait menempatkan pengemudi transportasi online menjadi karyawan atau pekerja. Padahal pada dasarnya bisnis ini berbasis sharing economy yang memberdayakan pengemudi sebagai pemilik-pengusaha.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy mengatakan, jika menjadi driver sebagai karyawan berlandaskan prinsip Mudharabah (bagi hasil), itu merupakan sebuah langkah yang baik.
"Kalau prinsip membagi resiko dan membagi untung dalam konteks Mudharabah, saya kira kalau ada niatan seperti itu bagus. Itu merupakan salah satu solusi," katanya kepada wartawan, di Malang, Sabtu (1/4).
Tapi, lanjut pria yang akrab disapa Romi ini, keunggulan ekonomi berbagi sesungguhnya bukan pada parner menjadi karyawan. Keunggulan ekonomi berbagi menurutnya ada di luasnya jaringan
"Value networking dari setiap cabang supply changed-nya itu punya peran masing-masing dan dia tersegmentasi, terpisah-pisah gitu. Kalau kemudian disatukan, mereka menjadi karyawan, kan kemudian hak-haknya sebagai karyawan harus ada," paparnya.
Padahal, lanjut Romi, ekonomi berbagi itu pada dasarnya mengurangi beban overhead dengan cara tidak menjadikan driver sebagai karyawan. Karena driver satu dalam pertalian yang dimungkinkan berdasarkan teknologi informasi hari ini.
"Yang dulu tidak, maka itu perlu dirumuskan satu pola hubungan yang tidak harus menjadi karyawan, karena kalau karyawan nanti terikat dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (PMTK), sementara mereka ini bukan karyawan, mereka ini membangun kemitraan. Nah kemitraan ini yang harus ditekankan bukan dalam konteks majikan dan karyawan," urainya.
Karenanya, Romi menilai Kementerian Perhubungan telah keliru dalam mengeluarkan peraturan tersebut.
"Saya kira tidak pas, kalau berbicara sharing economy kemudian di karyawan-karyawan, karena akan mengurangi dari ekonomi berbagi itu sendiri," pungkasnya.
[zul]