Berita

Zakir Naik-Aher

Politik

Ribuan Orang Akan Hadiri Kuliah Umum Dr. Zakir Naik Di UPI Bandung Hari Ini

MINGGU, 02 APRIL 2017 | 07:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ulama internasional Dr. Zakir Naik akan memulai safari dakwahnya di sejumlah kota di Tanah Air hari ini. Bandung merupakan kota pertama yang disambangi dai asal Mumbai, India tersebut.

Pagi ini pukul 08.00 Wib sampai pukul 12.00 Wib, pakar perbandingan agama tersebut akan mengisi kuliah umum bertema "Da’wah or Destruction" di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Pihak Panitia Kuliah Umum Dr. Zakir Naik di UPI Bandung menerapkan keamanan registrasi menggunakan checking Barcode.


Barcode digunakan untuk memudahkan tim registrasi mencocokan data daring peserta pendaftaran. "Penggunaan barcode akan mengakses data pendaftaran melalui web," kata kordinator registrasi Akhwat, Rindu, di Gymnasium UPI Bandung, sesaat lalu.

Menurut Rindu, QR (kode fisik) barcode diberikan kepada peserta kuliah umum saat mereka mendaftar secara online. "Setelah mendaftar daring (online), panitia membalas jawaban, lalu mengirimkan QR barcode," katanya.

Kendati demikian, panitia tidak harga mati menerapkan checking barcode. Peserta masih bisa registrasi data secara manual. "Kalau peserta tidak membawa QR, kita nanti cek menggunakan KTP," jelasnya.

Rindu menjelaskan lebih jauh, tercatat peserta yang terdaftar menerima barcode sekira 7.200 orang. Pagi ini ribuan peserta kuliah umum tampak sudah memenuhi barisan antrian registrasi.

Panitia menyediakan petugas registrasi sebanyak 20 orang, jalur registrasi dibagi dua untuk ikhwan dan akhwat. Untuk jalur registrasi akhwat ditempatkan 10 orang petugas registrasi dan jalur registrasi ikhwan juga sebanyak 10 orang petugas.

Menjalani Visit Indonesia 2017, Dr Zakir Naik akan memberikan kuliah umum di lima kota Indonesia selama 10 hari ke depan, dari 1-10 April 2017. Kelima kota yang bakal disambangi oleh ahli theologi itu adalah Bandung, Yogyakarta, Ponorogo, Bekasi, dan Makassar. [zul]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya