Berita

Foto/Net

Bisnis

Di UIN Malang, Romahurmuziy Tanamkan Teladan Nabi Ke Calon Enterpreneur

SABTU, 01 APRIL 2017 | 12:44 WIB | LAPORAN:

. Anggota Komisi XI DPR RI M. Romahurmuziy kembali menyampaikan kuliah umum bertema 'Menumbuhkan Jiwa Enterpreneurship Umat Islam'. Kali ini, pria yang akrab disapa Romi itu menyampaikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Hadir dalam kuliah umum itu Rektor UIN Malang, Prof. Mujdia Raharjo. Dalam sambutannya, Mudjia menyampaikan bahwa dirinya sengaja mengundang Romi karena ingin mahasiswanya termotivasi untuk menjadi seorang enterpreneur.

"Sebagaimana yang saya inginkan bahwa lulusan kampus ini tidak hanya menjadi PNS. Kuliah tidak hanya di bangku kuliah, tapi lewat kuliah umum seperti ini juga. Makanya tokoh-tokoh bangsa kita undang. Saat ini sudah hadir di tengah kita adalah Anggota Komisi XI DPR RI Bapak M. Romahurmuziy," katanya di hadapan ratusan mahasiswa, di Aula UIN Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/4).


Romi pun menyampaikan pemaparannya. Dia mengajak semua kaula muda, khususnya mahasiswa UIN Malang untuk menjadi seorang enterpreneur, tidak hanya sekedar menjadi pengusaha. Karena menurutnya, pengusaha semua orang yang menjadi pengusaha belum tentu bisa menjadi seorang enterpreneur. Contohnya petani yang juga merupakan pengusaha. Untuk menjadi seorang enterpreneur, petani itu harus bisa meningkatkan nilai tambah setinggi-tingginya dari hasil taninya. Begitu juga dengan seorang pedagang.

Meski demikian, dikatakannya bahwa bahwa seorang enterpreneur harus menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai contoh. Seorang enterpreneur harus memiliki etika berbisnis.

"Adapun etika enterpreneurship yang diteladani oleh Nabi adalah jujur atau Al-Amin. Rasulullah bersabda, "pedagang yang jujur dan terpercaya akan dibangkitkan bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan para syuhada", hadist riwayat Tirmidzi," terang Romi.

Yang kedua, lanjutnya, seorang enterpreneur tidak mengurangi timbangan alias tidak menipu.

Allah SWT berifirman, "Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang; (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi;  dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi; Tidakkah orang-orang itu mengira, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan; pada suatu hari yang besar; (yaitu) pada hari (ketika) semua orang bangkit menghadap Tuhan seluruh alam”. Quran surat Al Muthaffliin ayat 1 sampai 6," jelasnya.

Yang ketiga menurutnya seorang enterpreneur haruslah menepati janji. Sebagaimana yang diamanatkan oleh Quran surat Al Maidah ayat 1. Yang keempat diorientasikan untuk kebajikan dan takwa.

"Allah berfirman; “Dan tolong-menolonglah kamu dalam. (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”. Quran surat Al-Maidah ayat 2," imbuhnya.

Yang kelima, menurutnya dalam berusaha, seorang enterpreneur harus memiliki administrasi yang rapi dan mempuni. Sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 282.

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah T uhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya," ujar Romi membacakan arti dari surat Al-Baqarah ayat 282.

Keenam, seorang enterpreneur muslim hanya mengusahakan yang halal sebagaimana yang diatur dalam surat Al-Maidah ayat 88. "Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu dan benakuvlah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya," tandas Romi.

Ketujuh, imbuh Romi, agar usahanya berkah dan mendapatkan lebih banyak lagi keuntungan, seorang enterpreneur harus mengeluarkan zakat maal dari usahanya. Sebagaimana diperintahkan surat al-Baqarah ayat 43.

Kedelapan, usaha tersebut tidak berbau ribawi. "Allah SWT berfirman yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba orang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman". Quran surat. Al-Baqarah: 278," urainya.

Kesembilan seorang enterpreneur yang baik tidak mengucapkan sumpah palsu. Romi kemudian mengutip sebuah hadist yang mengatakan bahwa "Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, Allah tidak akan melihat mereka, tidak juga mensucikan mereka, dan bagi mereka adzab yang pedih. ” Rasulullah SAWbersabda demila'an tiga kali. Abu Dzarr berkata, “Merugi sekali, siapa mereka wahai Rasulullah? ” Beliau bersabda, "Musbil (orang yang memakai kain melebihi mata kakinya), dan orang yang selalu mengungkit pemberiannya, dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah palsu.” Hadist riwayat Muslim.

Kesepuluh, enterpreneur yang baik tidak menjelekkan bisnis orang lain. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya: “Jauhilah oleh kalian prasangka, sebab prasangka itu adalah ungkapan yang paling dusta. Dan janganlah kalian mencari-cari aib orang lain, jangan pula saling menebar kebencian dan jadilah kalian arang-oran g yang bersaudara." Hdist riwayat Bukhari

Kesebelas, meski berusaha sekuat tenaga, seorang enterpreneur dalam menjalankan usahanya tidak boleh mengganggu Ibadah kepada Allah SWT

"Allah SWT berfirman yang artinya: “Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kama kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." Quran surat Al-Jumu'ah ayat 9," tambahnya.

Yang terakhir, seorang enterpreneur sama sekali tidak boleh melakukan monopoli dalam bisnis. "Al-Hakim meriwayatkan dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya "Barang siapa yang menimbun barang terhadap kaum muslimin agar harganya menjadi mahal, maka ia telah melakukan dosa,” pungkas Romi yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya