Berita

Otomotif

Mobil Hemat Energi Tim Sadewa UI Raih Juara 1 Asia

KAMIS, 23 MARET 2017 | 17:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) membuat bangga bangsanya lewat karya inovatif yang dihargai dunia. Mereka membawa pulang penghargaan Juara Pertama kategori Urban Concept ICE (Internal Combustion Engine) pada ajang kompetisi Shell Eco Marathon Asia (SEM) 2017 yang berlangsung di Changi Exhibition Center, Singapura, 16-19 Maret 2017.

Penghargaan itu diraih setelah sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Tim Sadewa UI menciptakan mobil hemat energi berjulukan Kalabia Evo 6. Mobil tersebut meraih pencapaian inovatif dengan catatan satu liter bensin untuk 375 kilometer.

Demikian keterangan dari Rifelly Dewi Astuti selaku Kepala Humas dan KIP UI. Dijelaskan dalam keterangan tertulis, Kalabia Evo 6 merupakan mobil prototipe beroda empat yang menggunakan material carbon fiber composite dan memiliki berat 75 Kg.


Tim Sadewa UI sendiri terdiri dari sembilan mahasiswa, yaitu Jefri Alfonso (T.Mesin 2014) ; M. Andre Widianto (T. Mesin 2013) ; Andro Cohen (T. Mesin 2014); Bima Dipantara (T. Elektro 2014); Adrian Rajendra (T. Mesin 2014); Hardi Krisnanto (T. Mesin 2015); Sherly (T. Mesin 2013); Timothy Oliver (T. Elektro 2014); Luthfi Afif R (T. Elektro 2014).

Kategori urban concept lebih memperhatikan desain kendaraan konvensional roda empat yang hemat bahan bakar, sesuai dengan kebutuhan pengemudi saat ini. Tujuan utama kontes ini adalah untuk merancang mobil hemat dengan kemampuan menempuh jarak terjauh dengan satu liter bahan bakar.

"Kami sangat bangga dapat mengharumkan nama Indonesia pada ajang bergengsi ini dan dapat belajar banyak dari seluruh peserta dari negara lainnya di Asia. Kami berharap, prestasi ini dapat menginspirasi anak muda di Indonesia untuk tidak ragu menciptakan teknologi canggih di bidang mobilitas dan energi," ujar Ketua Kontingen, Jefri Alfonso, lewat keterangan pers yang sama.
 
Jefri menambahkan, keunggulan mobil hemat Kalabia Evo 6 ada pada nilai aerodinamis yang tinggi sehingga mampu mengurangi energi yang terbuang akibat gesekan-gesekan serta penerapan eco-driving yang tepat.

Lebih dari 120 tim mahasiswa dari kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah ikut ambil bagian dalam ajang SEM Asia 2017. Dari Indonesia, terdapat 26 tim mahasiswa Indonesia dari 19 perguruan tinggi di 8 provinsi yang mewakili Indonesia. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya