Berita

Hinca Panjaitan/Net

Politik

Jangan Ada Upaya Di Internal Istana Yang Ganggu Hubungan Baik Jokowi-SBY

RABU, 22 MARET 2017 | 14:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Demokrat mencium aroma politik adu domba terkait pemberitaan "mobil negara" yang kini ada di tangan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat ini, SBY adalah ketua umum Partai Demokrat.

"Devide et impera / politik adu domba tercium oleh kami dlm pemberitaan ini. Mungkin ada yg berkepentingan dlm hubungan SBY & jokowi," kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, dilansir dalam akun twitternya, @hincapandjaitan.

Jelas Hinca, Kepala Negara perlu mencermati setiap pernyataan tokoh publik yang acap kali mencoba mengadu domba Presiden Jokowi dengan SBY.


(Baca: Sekjen Demokrat: Retorika Kepala Sekretariat Presiden Keliru Dan Membuat Pilu).

"Klarifikasi tentu menjadi langkah awal yg kami tuntut kepada istana, tapi lebih jauh lagi jangan ada upaya upaya di internal istana yg mengganggu hubungan baik jokowi SBY demi kepentingan sendiri atau kelompoknya," kata dia.

Terakhir, Hinca mengajak semua pihak untuk menciptakan situasi politik yang sejuk dan santun dalam bernegara. Sebab hal tersebut adalah edukasi politik yang murah dan mudah. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya