Berita

Foto/Net

Politik

35 Parpol Yang Hilang Kontak Diminta Segera Hubungi KPU

MINGGU, 19 MARET 2017 | 05:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai politik (parpol) yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebanyak 73.

Dari 73 parpol tersebut, ada 35 parpol yang belum bisa dihubungi oleh Komisi Pemilhan Umum (KPU) untuk keperluan verifikasi.

Adapun verifikasi atau pendaftaran parpol dilakukan KPU untuk menjaring peserta pada Pemilu 2019.


Ketua KPU Juri Ardiantoro berharap, dalam waktu dekat parpol yang belum bisa dihubungi tersebut dapat menghubungi KPU.

"Kami menghimbau kepada pengurus parpol untuk segera menghubungi KPU untuk menyiapkan apa-apa yang perlu disiapkan sebagai persiapan sebagai peserta pemilu 2019 mendatang," kata Juri akhir pakan lalu.

Ditambahkannya, kepada 73 parpol yang terdaftar di Kemenkumham, agar memahami Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dengan baik.

Lewat Sipol tersebut diharapkan proses verifikasi parpol akan lebih mudah, baik untuk parpol dan KPU sendiri.

Dan berikut ke-35 parpol yang masih hilang kontak:

1. Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru
2. Partai Kedaulatan
3. Partai Persatuan Nasional
4. Partai Karya Perjuangan
5. Partai Matahari Bangsa
6. Partai Partai Demokrasi Kebangsaan
7. Partai Republika Nusantara
8. Partai Damai Sejahtera
9. Partai Benteng Kerakyatan Indonesia
10. Partai Bintang Reformasi
11. Partai Patriot
12. Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia
13. Partai Merdeka
14. Partai Pembaruan Bangsa
15. Partai Nusantara Kedaulatan Rakyat Indonesia
16. Partai Bintang Bulan
17. Partai Kristen Demokrat
18. Partai Nasional Indonesia
19. Partai Kasih
20. Partai Republik Satu
21. Partai Karya Republik
22. Partai Kesatuan Republik Indonesia
23. Partai Kejayaan Demokrasi
24. Partai Masyarakat Madani Nusantara
25. Partai Pemersatu Nasionalis Indonesia
26. Partai Reformasi Demokrasi
27. Partai Persatuan Perjuangan Rakyat
28. Partai Nasionalis Marhaenis
29. Partai Serikat Rakyat Independen
30. Partai Reformasi
31. Partai Indonesia Tanah Air Kita
32. Partai Kristen Nasional Demokrat Indonesia
33. Partai Tenega Kerja Indonesia
34. Partai Kristen Indonesia 1945
35. Partai Demokrasi Kebangsaan Bersatu.
[rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya