Berita

Net

Politik

Rezim Jokowi Izinkan Korupsi Di Negeri Ini

SABTU, 18 MARET 2017 | 22:12 WIB | LAPORAN:

Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi (Galak) mengatakan bahwa Joko Widodo (Jokowi) sempat menyembah-nyembah ke Abraham Samad sebelum resmi menjabat presiden RI.

Namun, begitu menjadi presiden, justru Samad diberhentikan dari jabatannya saat itu sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi. Berikut juga wakilnya Bambang Widjojanto.

Koordinator Galak Muslim Arbi menjelaskan, hal itu bertujuan agar Jokowi dapat mengamankan skandal pengemplangan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang diduga melibatkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.


"Samad dan BW dikriminalisasikan untuk menyelematkan emaknya (Megawati). Artinya apa, negeri ini memang diberikan izin korupsi," jelasnya dalam diskusi 'Membongkar Kebobrokan Penegakan Hukum Rezim Jokowi: Dari Korupsi Bus TransJakarta Sampai Suap Pajak Adik Ipar' di kampus STIE Bank Islam Sjafruddin Prawiranegara, Johar Baru, Jakarta (Sabtu, 18/3).

Muslim juga menjabarkan dugaan korupsi yang melibatkan gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Khususnya terkait korupsi pengadaan bus TransJakarta. Apalagi, Ahok yang juga terdakwa kasus penodaan agama diketahui pernah mengeluarkan kebijakan membakar ratusan bus TransJakarta dengan alasan tidak layak jalan.

"Bakar bus TransJakarta seharusnya sepengetahuan DPRD. Ini ada modus menghilangkan barang bukti," imbuhnya. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya