Berita

Net

Politik

Perilaku Korupsi Lebih Banyak Di Eksekutif

SABTU, 18 MARET 2017 | 18:35 WIB | LAPORAN:

Sebagian besar kasus korupsi yang terjadi di Indonesia berasal dari kalangan eksekutif.

Demikian disampaikan Mantan Anggota DPR RI, Nurhadi M. Musawwir dalam diskusi bertajuk 'Membongkar Kebobrokan Penegakan Hukum Rezim Jokowi: Dari Korupsi Bus Transjakarta Sampai Suao Pajak Adik Ipar' di kampus STIE Bank Islam Sjafruddin Prawiranegara, Johar Baru, Jakarta (Sabtu, 18/3).

"Pelanggarannya terkait korupsi itu 90 persen di eksekutif. Dari zaman Orla, Orba, Reformasi. Tapi ditutup, wartawan, parpol ditutup," bebernya.


Menurut Nurhadi, eksekutif kerap menghamburkan anggaran negara setiap kali kunjungan kerja ke luar negeri. Bahkan, kunker yang dilakukan setiap minggu itu menjadi kesempatan untuk mark up anggaran.

"Setiap minggu kunker ke luar negeri. Mark up anggaran sangat besar di eksekutif," paparnya.

Selain itu, lanjut Nurhadi, eksekutif juga menjadi perpanjangan tangan pengusaha terkait tender proyek pemerintah pusat. Tujuannya, untuk memenangkan proyek yang sedang berlangsung.

"Perpanjangan tangan pengusaha, nanti dia mengatur supaya tender menang. Sudah biasa itu. Bukan hanya rezim Jokowi, berlaku siapapun," pungkas mantan legislator periode 2004-2009 dari Fraksi PAN tersebut. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya