Berita

Ray Rangkuti/net

Politik

Ray: Sistem Proporsional Tertutup, Uang Masuk Ke Partai

SABTU, 18 MARET 2017 | 15:54 WIB | LAPORAN:

Sistem proporsional tertutup yang diwacanakan untuk Pemilu Legislatif tahun 2019 dianggap melenceng dari agenda reformasi.

Menurut Koordinator Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, wacana tersebut sangat berlawanan dengan keinginan rakyat. Selain itu, tidak sesuai dengan agenda reformasi yang memperjuangkan pemilu terbuka, jujur dan adil.

Dia mempertanyakan alasan DPR yang ingin mengembalikan proporsional tertutup dari sistem proporsional terbuka yang sudah berjalan selama ini.


Padahal, manfaat dari sistem pemilihan calon legislatif secara terbuka telah dinikmati oleh masyarakat.

"Ketika perjuangan reformasi, masyarakat ingin pemilu dilaksanakan secara terbuka. Tapi kenapa sekarang ingin dilakukan tertutup. Padahal publiknya konsisten ingin terbuka," ungkap Ray saat diskusi bertema "Sistem Buka Tutup Pemilu" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3).

Alasan DPR mengubah sistem pemilu untuk mengurangi politik uang di tengah masyarakat calon pemilih. Ray menyebut alasan itu mengada-ada.

Menurutnya, justru sistem proporsional tertutup yang didorong DPR semakin meningkatkan politik uang di balik pesta demokrasi.

"Istilahnya, ada setoran ke pusat agar mendapatkan nomor cantik," jelasnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya