Berita

Politik

IPW Endus Dugaan Korupsi Direktur Pelindo II

JUMAT, 17 MARET 2017 | 20:02 WIB | LAPORAN:

Indonesia Port Watch (IPW) mempersoalkan integritas Direktur Pembinaan Anak Usaha Pelindo II (Persero) Riri Syeried Jetta, atas munculnya dugaan terlibat kasus hukum dan korupsi sejak tahun 2010.

"Kami menduga jangan-jangan dia (Riri) statusnya tersangka pidana dan korupsi," kata Presiden IPW Syaiful Hasan dalam keterangannya, Jumat (17/3).

Data yang diperoleh IPW diketahui bahwa Riri diduga pernah menjadi tersangka dalam kasus pemberangusan serikat pekerja PT Dok Perkapalan dan Kodja Bahari (DKB) pada 2012 lalu. Walau kasusnya sudah dinyatakan lengkap atau P21 untuk diproses ke pengadilan, namun tidak ada kelanjutan tanpa keterangan jelas.  


Selain itu, nama Riri juga tercantum dalam dugaan korupsi dana relokasi galangan III DKB dari Jakarta ke Batam. Pelindo II membayar Rp 389 miliar untuk biaya relokasi galangan III DKB.

Menurut Syaiful, ada dugaan penggelembungan anggaran(mark up) dalam proyek relokasi galangan III DKB. Di mana, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan penilaian bahwa luas area relokasi galangan dinilai seluas 25 hektar sementara dalam serah terima hanya 12,5 hektar.

"Hasil review oleh BPKP ini sempat ditolak oleh komisaris karena institusi negara tersebut bukan lembaga penilai. Negara berpotensi rugi ratusan miliar rupiah," bebernya.

Kasus tersebut diduga melibatkan manatan Menteri BUMN Sofyan Djalil yang berhubungan dekat dengan Riri saat menjabat dirut DKB. Sofyan diduga memaksa Pelindo II untuk membayar relokasi yang tidak sesuai dengan luas ahan. Berdasarkan Surat Kesepakatan Bersama Nomor HK. 566/8/19/PI.II-08 tertanggal 16 Juli 2008, Pelindo II hanya menggunakan lahan 12,5 hektar, sementara luas yang dilakukan penilaian mencapai 25 hektar.

Syaiful menambahkan, pengangkatan direksi baru di Pelindo II seharusnya menjadi momentum perubahan untuk mengatasi permasalahan korupsi di tubuh BUMN itu.

"Bagaimana bisa berantas kalau direkturnya saja diduga terlibat dalam kasus rasuah. KPK harus membongkar kejahatan dugaan korupsi Riri yang sangat mungkin melibatkan RJ Lino dan Sofyan Djalil," tegasnya. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya