Berita

Foto/Net

HNW: Pesan Hasyim Muzadi, Umat Islam Jangan Mau Diadu Domba!

JUMAT, 17 MARET 2017 | 13:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) ikut takziah di kediaman ulama terkemuka almarhum KH. Hasyim Muzadi di Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3).

Saat itu, HNW mendengar langsung dari orang dekat Kiai Hasyim bahwa dia menyampaikan pesan di hari-hari akhir.

"Pesan beliau adalah agar umat Islam tak mau diadudomba. Umat Islam harus maju dan tetap cinta Indonesia. Kemudian, hukum harus ditegakan dengan adil," kata politisi senior PKS ini saat kunjungan kerja di Jogjakarta, Jumat (17/3).


HNW menuturkan dirinya sering bertemu dengan mantan Ketua Umum PBNU itu baik saat di Istana Negara, Pondok Pesantren Gontor maupun di tempat lainnya. Kiai Hasyim adalah anggota Watimpres dan alumni Ponpes Gontor.

HNW mengapresiasi Islam yang dikembangkan oleh Kiai Hasyim. Pria kelahiran Tuban, Jawa Timur itu menurutnya mampu mengembangkan Islam tanpa sekat. Tanpa sekat dengan politik, kebangsaan, dan kelompok lainnya.

"Meski demikian, beliau tetap membela umat Islam. Saya kagum pada beliau tidak mendikotomi antara Islam dan kebangsaan," ujarnya.

Kiai Hasyim disebut HNW mampu menjembatani antara umat Islam secara internal, antara umat Islam dengan umat lain, dan antara umat Islam dengan negara.

Lebih lanjut dikatakan, Kiai Hasyim juga berperan dalam mengembangkan Islam yang moderat ke dunia internasional. "Beliau menjalankan soft diplomacy ke dunia internasional sehingga mengangkat nama Indonesia," paparnya.

Apresiasi yang lain dari HNW adalah, Kiai Hasyim mendirikan pondok pesantren mahasiswa sehingga mahasiswa hafal Al-Quran dan cinta Indonesia.

Tokoh nasional sekaligus ulama besar KH. Hasyim Muzadi meninggal dunia sekitar pukul 06.15 WIB, Kamis (16/3).

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam itu menghembuskan napas terakhir di kediamannya, di Komplek Ponpes Al-Hikam I Malang, dan dimakamkan di Ponpes Al-Hikam II Depok, Jawa Barat.

KH. Hasyim Muzadi lahir di Bangilan, Tuban, Jawa Timur, pada 8 Agustus 1944 (72 tahun). Saat ini Kiai Hasyim menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya