Pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang akan berlangsung kurang dari satu bulan lagi semakin menjadi topik hangat di kalangan netizen.
Terdapat 95,94 persen pembicaraan mengenai kandidat cagub DKI Jakarta di sosial media.
Meski ada beberapa tema yang sempat mencuri perhatian media dan warga sosial media, namun Pilkada DKI menjadi topik yang paling banyak menyita perhatian publik.
Hal ini dikemukakan berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh perusahaan media monitoring asal Australia, Isentia melalui kantor perwakilannya di Jakarta.
Menurut Country GM Isentia Jakarta, Luciana Budiman melalui siaran persnya yang diterima redaksi (Jumat, 17/3), dari hasil pemantauan sejak 27 Februari hingga 9 Maret, paslon nomor urut dua, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mendapat porsi pembicaraan yang cukup banyak di media sosial dibanding paslon nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Secara rinci, pembicaraan di sosial media tentang Ahok mencapai 360.479 sedangkan Anies sejumlah 98.956 buzz.
Calon wakil gubernur nomor urut dua, Djarot tidak jauh beda dengan rivalnya dalam hal pembicaraan di medsos. Terdapat 10.933 yang memperbincangkan Djarot dan 10.296 yang membicarakan Sandiaga Uno.
Ini menunjukkan bahwa magnet perbincangan di dunia media sosial itu ternyata calon gubernurnya, bukan wakilnya.
Meskipun kedua belah pihak terlihat seperti menahan diri agar citranya tidak kontra produktif menjelang 15 April, jelas Luciana, namun ternyata netizen masih sering membicarakan keduanya.
"Ini wajar mengingat para pendukung masing-masing kandidat berupaya untuk memenangkan paslonnya dengan cara memberitakan atau membantah pemberitaan mengenai mereka," tutur Luciana.
[wid]