Berita

Nusantara

Dampingi Jokowi, Menko PMK Bagikan KIP Dan KIS Di Kapuas Hulu

KAMIS, 16 MARET 2017 | 21:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selain meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau di Kalimantan Barat, Presiden Joko Widodo bersama dengan Ibu Negara Iriana juga menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Makanan Tambahan (PMT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

KIP, KIS, PMT dan PKH ini diserahkan kepada perwakilan penerima manfaat di halaman Kantor Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (16/3).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani turut hadir dan memberikan laporan atas kegiatan tersebut.  Dalam sambutannya, Puan melaporkan alokasi Bansos Tunai dan Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) untuk kabupaten Kapuas Hulu.


"Untuk PKH Tunai diberikan kepada 4.973 keluarga dengan anggaran sebesar Rp.9,39 milyar. Sedangkan untuk PKH Nontunai sebesar Rp. 948,7 juta untuk 502 keluarga," ujar Puan. 

Selain itu, ada Bansos Disabilitas untuk 10 jiwa sebesar Rp. 30 juta dan bantuan sosial lansia untuk 75 orang dengan alokasi sebesar Rp.150 Juta. Sedangkan untuk program Rastra di Kabupaten Hulu Kapuas sebesar Rp 17,59 milyar untuk 12.830 keluarga.

"Acara ini dihadiri peserta KIP sebanyak 515 siswa dan penerima manfaat Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebanyak 127.  Di samping  itu, hadir pula penerima Program Makanan Tambahan (PMT) yang terdiri atas 50 orang ibu hamil, 450 anak sekolah dan 100 ibu menyusui," jelas Puan.

Kunjungan kerja Presiden dimulai dengan berkunjung ke Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, Kamis (16/03). Kedatangan Presiden beserta rombongan di Bandara Pangsuma, Putussibau, Kapuas Hulu, disambut langsung Gubernur Kalimatan Barat Cornelis dan melanjutkan perjalanan menuju lokasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Nadau. Tiba di lokasi, Presiden beserta rombongan disambut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Bupati Kapuas Hulu. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya