Berita

Jokowi-Hasyim/Net

Politik

Presiden Jokowi Mengaku Sangat Kehilangan KH. Hasyim Muzadi

KAMIS, 16 MARET 2017 | 13:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH. Ahmad Hasyim Muzadi, di kediamannya Komplek Pondok Pesantren Al-Hikam, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (16/3).

"Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Kiai Haji Ahmad Hasyim Muzadi di kediamannya di Malang, pagi tadi,” tulis Jokowi melalui fanpage facebooknya Presiden Joko Widodo beberapa saat lalu.

Saat ini Kepala Negara sedang melakukan kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).


Menurut Jokowi, bangsa ini kehilangan salah satu ulama, guru, penjaga terdepan kebhinekaan. Seorang tokoh yang sebagian hidupnya didedikasikan untuk agama dan bangsanya. Ia pernah memimpin Nahdlatul Ulama seraya terus mengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam di Malang, dan sampai akhir hayatnya masih menjabat sebagai Anggota Wantimpres.

"Sungguh, saya sangat kehilangan. Semoga almarhum Kiai Hasyim Muzadi beroleh tempat nan lapang di sisiNya, dan keluarga yang ditinggalkan tetap tegar dan tabah. Selamat jalan, Kiai Hasyim," lanjut Jokowi dalam fanpage facebooknya itu.

Rabu kemarin (15/3), Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno sempat menjenguk mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu yang sedang beristirahat di kediamannya, di Pondok Pesantren Al Hikam,  Jl. Cengger Ayam, Malang, Jawa Timur.

Jokowi bahkan menyempatkan diri mengajak para wartawan yang sedang menunggunya untuk mendoakan bersama untuk kesembuhan KH. Hasyim Muzadi.

"Kita semuanya berdoa beliau dapat segera diberi kesembuhan secepatnya. Semoga beliau diberikan kesembuhan secepatnya," ucapnya.

Armarhum KH. Hasyim Muzadi akan dimakamkan di Pondok Pesantren Al-Hikam II, Depok, Jawa Barat, siang ini. Jenazah almarhum akan diberangkatkan dari rumah duka di Malanf usai shalat dzuhur, dan diperkirakan akan tiba di Depok sekitar pukul 15.00 WIB. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya