Berita

Zulkifli Hasan/Net

Ketua MPR Dorong Kampus Cetak Generasi Enterpreneur

KAMIS, 16 MARET 2017 | 06:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan melaksanakan serangkaian kunjungan kerja di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu kemarin (15/3). Salah satuanya menjadi Keynote Speech dalam Seminar Kewirausahaan BEM Universitas Komputer (Unikom) Indonesia, Bandung.

Di hadapan ratusan mahasiswa Unikom, Zulkifli mengingatkan kembali bahwa setelah 18 tahun reformasi, kesenjangan antara yang kaya dan miskin masih tinggi.

"Data Oxfam menunjukkan empat orang terkaya Indonesia, kekayannya setara dengan 100 juta kelompok termiskin. Ini harus jadi perhatian mahasiswa," ungkapnya.


Untuk itu, dia mendorong kampus mencetak generasi enterpreneur yang berani membuka lapangan kerja dan bukan lagi mencari kerja.

"Kesenjangan bisa dikurangi dengan munculnya lebih banyak pengusaha pengusaha muda. Saya mendorong Unikom mencetak generasi wirausaha," pesan Zulkifli.

Sebelum berada di Unikom, Ketua MPR juga menjadi pembicara dalam Seminar Legislasi 'Meretas Harapan Pembangunan Nasional melalui Amandemen Kelima' yang dilaksanakan di Kampus UPI Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli mengingatkan kembali bahwa setelah reformasi bangsa Indonesia dihadapkan pada memudarnya nilai-nilai luhur keindonesiaan.

"Demokrasi memperbolehkan perbedaan pendapat dan adu gagasan, tapi jangan merendahkan yang bukan kelompoknya," ucapnya.

Zukifli yakin, masih ada semangat persaudaraan sesama anak bangsa. "Jangan karena bukan kelompoknya, lantas jadi musuhnya. Ingat kita semua bersaudara," tukas ketum PAN ini. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya