Berita

Net

Politik

PKB Pelajari Wacana Hak Angket E-KTP

RABU, 15 MARET 2017 | 23:31 WIB | LAPORAN:

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)‎ mengaku masih mengkaji wacana hak angket kasus korupsi proyek pengadaan identitas elektronik (e-KTP). ‎Juga tidak mau gegabah dalam menanggapi wacana tersebut.

"Kami akan pelajari dahulu seberapa urgen dan penting memperjelas keadaan. PKB akan pelajari dulu urgensi dan ditujukan untuk siapa dan untuk apa," jelas‎ Sekjen PKB‎ Abdul Kadir ‎Karding di Gedung DPR, Jakarta (‎Rabu, 15/3).

Menurutnya, usulan pembentukan hak angket kasus e-KTP lantaran adanya penegak hukum yang diduga turut terlibat dalam korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.


Karding mengaku sudah memanggil anggota DPR dari Fraksi PKB Abdul Malik Haramain yang disebut-sebut menerima uang sebanyak USD 37 ribu dari proyek e-KTP. Sebagaimana isi surat dakwaan mantanpejabat Kementerian Dalam Negeri Sugiharto dan Irman.

Meski begitu, dia menyatakan bahwa yang memutuskan seseorang bersalah atau tidak adalah lembaga pengadilan‎.

"‎Dia (Malik) bilang tidak menerima. Karena itu kami nilai karena kasus hukum, maka kedepankan praduga tak bersalah, dan menunggu proses hukum," tegas Karding. [wah] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya