Berita

Elia Massa Manik/Net

Bisnis

EMM Jadi Dirut Pertamina, Ibarat Sopir Bajaj Disuruh Terbangkan Pesawat

RABU, 15 MARET 2017 | 08:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Selain Persatuan Organisasi Purnakarya Pertamina (POPP) dan Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe), organisasi pensiunan Pertamina, Organisasi Pejuang Pensiunan Pertamina (OP3), juga ikut terkejut mendengar kabar Elia Massa Manik (EMM) akan diangkat menjadi Direktur Utama PT Pertamina.

Ketua Umum OP3 Samuel Parantean mengeluhkan jika sampai EMM terpilih menjadi Dirut Pertamina.

"Ini sama artinya sopir bajaj disuruh menerbangkan pesawat udara, pasti nyungsep dan pasti hancur," ucapnya, Rabu (15/3).


Menurut Samuel, Pertamina hendaknya jangan selalu dijadikan kelinci percobaan dan kuda troya politik.

"Mohon berpikirlah buat kepentingan bangsa dan negara, serta juga buat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mohon berpikirlah dengan matang untuk ibu pertiwi dan merah putih wahai penentu kebijakan," katanya.
 
Santer dikabarkan, Elia Massa Manik akan menjadi Direktur Utama PT Pertamina menggantikan Plt Dirut Pertamina Yenni Andayani. Pelantikan EMM sendiri dikabarkan akan dilakukan pada Jumat nanti (17/3).

EMM adalah Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III. EMM juga pernah menjabat sebagai Dirut PT Elnusa Tbk dari Juni 2011 hingga Mei 2014. Dan dikabarkan, EMM merupakan orang dari Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Sebelumnya, Jurubicara POPP Teddy Syamsuri mengatakan prestasi EMM sebagai Dirut PTPN III yang merupakan holding (induk usaha) dari 14 perusahaan perkebunan negara tercatat mampu mengelola jumlah karyawan sekitar 139 ribu orang.

"Dan ketika Elia menjabat Dirut Elnusa, dia berhasil memecat atau merumahkan sebanyak 178 orang, karena kedapatan tidak jujur. Hanya itu yang publik bisa ketahui, prestasi lain tidak diketemukan," tutur Teddy. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya