Berita

Elia Massa Manik/Net

Bisnis

Pensiunan Pertamina Menggerutu Mendengar Kabar EMM Jadi Dirut

RABU, 15 MARET 2017 | 06:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Santer dikabarkan Elia Massa Manik (EMM) akan menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menggantikan Plt Dirut Pertamina Yenni Andayani. Mendengar kabar ini, pensiunan Pertamina terkejut.

Jurubicara Persatuan Organisasi Purnakarya Pertamina (POPP) Teddy Syamsuri mengatakan EMM adalah Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III. EMM juga pernah menjabat sebagai Dirut PT Elnusa Tbk dari Juni 2011 hingga Mei 2014. Dan dikabarkan, EMM merupakan orang dari Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Prestasinya menurut Teddy yang aktif di komunitas Pelaut Senior, EMM sebagai Dirut PTPN III yang merupakan holding (induk usaha) dari 14 perusahaan perkebunan negara tercatat mampu mengelola jumlah karyawan sekitar 139 ribu orang.


"Dan ketika Elia menjabat Dirut Elnusa, dia berhasil memecat atau merumahkan sebanyak 178 orang, karena kedapatan tidak jujur. Hanya itu yang publik bisa ketahui, prestasi lain tidak diketemukan," tutur Teddy dalam siaran persnya, Rabu (15/3).

Ketua Umum Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) Binsar Effendi Hutabarat menambahkan, pihaknya berkomitmen mengawal Pertamina wujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, merasa pilihan EMM menjadi Dirut Pertamina sebenarnya kurang mencerminkan harapan Presiden Joko Widodo yang berjanji akan patuh pada konstitusi negara dan tunduk pada kehendak rakyat.

"Janganlah memanfaatkan ucapan Presiden Jokowi yang ingin ada prosesnya lebih terbuka, dengan memasukkan calon dari eksternal. Maksudnya agar ada prinsip keadilan dengan keseimbangan. Sehingga bisa didapatkan pemimpin yang benar-benar tepat, langsung saja para pembantunya memilih 'kucing dalam karung' tanpa publik tahu siapa Elia Manik itu yang sesungguhnya," kata dia.

"Apa pengalaman Dwi Sutjipto yang dicomot dari Dirut PT Semen Indonesia Tbk oleh Menteri BUMN Rini Sumarno untuk jadi Dirut Pertamina waktu itu, lalu dicopot sesukanya di tengah jalan hanya gara-gara disharmonis dengan Wadirut Pertamina Ahmad Bambang yang juga ikut dieksekusi. Apa masih belum menjadi bukti?" tambah Binsar Effendi yang juga Ketua Dewan Penasehat Mabes Laskar Merah Putih (LMP) ini.

Pihaknya sangat menyayangkan jika benar EMM bakal dilantik menjadi Dirut Pertamina. Sebab Elia bukanlah ahli minyak dan gas bumi (migas). Pelantikan EMM sendiri dikabarkan akan dilakukan pada Jumat (17/3).

"Elia bukan orang professional di bidang migas. Serta Elia juga miskin akan pengalaman sejarah, keadaan dan karakter BUMN Migas plat merah ini. Maka sangatlah jauh panggang dari api jika dia akan mampu mengelola perusahaan sebesar Pertamina yang sedang menuju menjadi World Class Company," kata Binsar Effendi menggerutu.

Lanjut Binsar Effendi lagi, sebenarnya baik eSPeKaPe maupun POPP sudah melayangkan beberapa kriteria yang pantas untuk menjadi Dirut Pertamina. Surat POPP tertanggal 28 Februari 2017 lalu sudah dikirimkan kepada Presiden Jokowi, termasuk dikirim juga kepada Wakil Presiden M. Jusuf Kalla, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Sumarno dan Komisaris Utama Pertamina Tantri Abeng. Bahkan titip kepada Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit.

"Kriteria dari pensiunan Pertamina dimaksud agar Pertamina tidak menjadi kuda troya politik terus menerus," ungkapnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya