Berita

Foto/Net

Olahraga

Tenang Di Kandang, Persib Bandung Diganjar Suporter Terbaik

SENIN, 13 MARET 2017 | 13:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gelaran Piala Presiden 2017 telah rampung digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu malam (12/3). Selain gelar juara untuk Arema FC, sejumlah penghargaan lain juga diberikan kepada sejumlah tim seperti Persib Bandung mendapatkan perhargaan sebagai suporter terbaik alias best supporter.
 
Penghargaan suporter terbaik diterima pelatih Persib Djadjang Nurdjaman. Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2017 Maruarar Sirait.
 
Maruarar menjelaskan kenapa SC Piala Presiden memilih "bobotoh" sebagai suporter terbaik. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan bobotoh dengan tidak anarkis saat babak semi final merupakan capaian yang luar biasa.


"Meskipun Persib memiliki massa yang sangat besar mereka bisa tenang dan mampu mengendalikan diri. Tidak berhasil di kandangnnya tapi mereka bisa tenang," jelas Maruarar di Jakarta, Senin (13/3).
 
Politikus muda ini mengatakan bahwa bobotoh telah membangun dasar-dasar sportifitas dalam persepakbolaan di Indonesia. Hal ini juga bisa terbangun karena ada figure yang mampu menenangkan dan mempengaruhi "bobotoh" seperti Walikota Bandung Ridwan Kamil, Manajer Persib Umuh Muchtar dan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan.
 
"Ini terjadi kerena ada figur panutan seperti Kapolda Jabar Pak Anton, Kang emil dan Haji Umuh. Karena ada pemimpin yang bisa menenangkan. Terima kasih atas kerja keras mereka menyenangkan bobotoh," katanya.

Maruarar mengaku menyaksikan sendiri pertandingan semifinal antara Persib Bandung vs Borneo FC. Di Stadion Jalak Harupat penuh supporter Persib dan begitu juga di luar stadion. Biasanya, sambung Maruarar, pendukung Persib sulit menerima kekalahan apalagi di kandang sendiri.
 
Namun pada Piala Presdien 2017 ini, walaupun Persib kalah tetap bisa tenang. Hal itu, kata dia, sebagai kedewasaan bobotoh dalam menerima kekalahan.

"Itu salah satu alasan kenapa bobotoh terpilih dan mendapat penghargaan sebagai supporter terbaik. Bagi saya juga bobotoh tidak melakukan anakis saat semi final wujud dari kedewasaan mereka," tuturnya.

Menurut Maruarar menambahkan, sikap yang ditunjukkan bobotoh dengan tidak melakukan anarkis saat babak semi final merupakan capaian yang luar biasa. Meskipun dia memiliki massa yang sangat besar mereka bisa tenang dan mampu mengendalikan diri. [rus]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya