Berita

Foto/Net

Politik

Di Hadapan Kadin Jakarta, Sandiaga Kembali Tolak Reklamasi

KAMIS, 09 MARET 2017 | 07:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno kembali menegaskan menolak reklamasi Teluk Jakarta.

Kali ini, penolakan itu ia sampaikan di hadapan para anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta dalam sebuah pertemuan terbuka di Kantor Kadin di Jalan Majapahit, Gambir, Petojo Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (8/3). Turut hadir dalam pertemuan ini Ketua Umum Kadin Jakarta, Eddy Kuntadi.

"Kami dengan tegas menolak reklamasi, karena dalam proses pembicaraannya bersifat tertutup dan tidak berkeadilan. Kalau dilanjutkan akan menimbulkan ketidakpastian," jelas Sandiaga seperti dikutip dari RMOLJakarta.


Sandiaga Uno merasa perlu menjelaskan di depan unsur-unsur Kadin Jakarta karena banyak pengusaha yang terlibat dalam reklamasi.

"Terutama yang sudah terlanjur ikut membeli lahan reklamasi akan kita ajak duduk bersama, untuk memberi pengertian bahwa reklamasi ini perlu dikaji ulang," tegasnya.

Sandiaga senang sekali bisa memaparkan programnya di Kadin Jakarta mengingat dirinya juga pernah menjadi bagian di Kadin Jakarta delapan tahun silam.

"Saya tegaskan ini bukan acara untuk menggalang dukungan karena sejatinya Kadin Jakarta adalah lembaga non-partisan dan juga lembaga non-politik. Saya merasa perlu memberi penjelasan kepada anggota Kadin Jakarta sebagai mitra ekonomi Pemprov Jakarta," pungkasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya