Berita

Nusantara

Lima Puluh Kota Masih Rawan Longsor Susulan

KAMIS, 09 MARET 2017 | 04:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Beberapa hari lalu Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat dirundung bencana banjir dan longsor.

Update korban hingga Rabu malam (8/3), sudah ada tujuh orang yang meninggal dunia.

Lima orang karena longsor, satu orang hanyut karena banjir, dan seorang bayi meninggal akibat mati listrik ketika proses persalinan.


Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan wilayah Lima Puluh Kota masih rawan longsor susulan.

"Terdapat longsoran-longsoran kecil baru di sekitar longsoran awal, sehingga masih rawan apabila turun hujan," kata Sutopo.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa di Lima Puluh Kota mulai Rabu kemarin sampai sepekan ke depan akan mengalami awan hujan besar.

"Awan hujan mulai bergeser ke wilayah timur Sumatera, tetapi hujan lokal akan masih terjadi (di Lima Puluh Kota)," ungkap Sutopo.

Ia menambahkan, saat ini kondisi banjir telah kering. Di beberapa kecamatan terdampak banjir aktivitas perekonomian warga mulai kondusif, ditandai dengan banyaknya warung yang buka. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya