Berita

Foto/Net

Politik

Indonesia-Afrika Selatan Bergerak Bersama Menuju Penghapusan Hambatan Perdagangan

KAMIS, 09 MARET 2017 | 03:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Afrika Selatan Jacob Gedleyihlekisa Zuma bersama Ibu Bongi Zum, di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/3).

Presiden Jokowi memandang penting pertemuan antara kedua negara. Sebagai dua negara berkembang sekaligus tergabung dalam keanggotaan negara-negara G20, ia mengharapkan agar kedua negara dapat menjadi motor penggerak dari Kerja Sama Selatan-Selatan.

Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan menghasilkan kesepakatan untuk lebih meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan. Kedua negara telah bersepakat untuk dalam waktu dekat membahas penurunan hambatan tarif dan nontarif bagi sejumlah produk dan komoditas unggulan kedua negara.


"Upaya peningkatan kerja sama perdagangan banyak dibahas dalam pertemuan tadi. Kita sepakat untuk segera membahas penurunan hambatan tarif dan nontarif bagi produk dan komoditas unggulan," terang Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral.

Dalam pertemuan itu, Indonesia juga mengusulkan kepada Afrika Selatan agar kerja sama perdagangan yang selama ini telah terjalin dapat lebih diperluas lagi dengan negara-negara tetangga. Di antaranya ialah dengan membuka jalur akses perdagangan menuju Southern African Customs Union (SACU).

"Kita sepakat untuk menugaskan menteri terkait melakukan tindak lanjut. Saya tadi juga menyampaikan kepada Presiden Zuma bahwa dalam dua bulan setelah hari ini, akan kita kirim menteri-menteri beserta pelaku bisnis ke Afrika Selatan," imbuhnya.

Mendukung pernyataan Presiden Jokowi terkait hambatan perdagangan, dalam kesempatan yang sama Presiden Zuma juga menyatakan kesiapannya untuk bergerak menuju penghapusan hambatan perdagangan kedua negara.

"Kami telah sepakat untuk memperkuat kerja sama kami dalam bisnis, perdagangan dan investasi, pertanian, pertahanan, dan berjalan ke arah penghapusan hambatan perdagangan antara negara kita," ucap Presiden Zuma.

Kepada Presiden Jokowi, Presiden Zuma juga menyatakan siap mendukung realisasi dari hasil kesepakatan pada penyelenggaraan KTT Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia atau IORA. Tak lupa, ia sekaligus menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan keketuaan Indonesia pada IORA.

"Kami juga sepakat untuk bekerja bersama-sama dalam merealisasikan aspirasi negara-negara anggota IORA yang dicapai minggu ini di Jakarta. Kami ucapkan selamat kepada Presiden Joko Widodo atas penyelenggaraan KTT IORA yang sangat baik dan kepemimpinannya di IORA," ujarnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya