Berita

Rhuqby Adeana/Net

Politik

BPJS Ketenagakerjaan Diminta Fokus Penuhi Hak Pekerja

RABU, 08 MARET 2017 | 12:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dinilai masih terbilang lambat dalam memenuhi hak-hak para pekerja.

Begitu kata Sekjen Pemuda Indonesia Hebat Rhuqby Adeana dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (8/3).

Rhugby menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya memiliki empat program yang sangat dibutuhkan pekerja, yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, serta jaminan pensiun.


"Namun sayang, tercatat sampai 2017 ini BPJS Ketenagakerjaan baru mempunyai peserta 21 juta jiwa, sedangkan menurut data BPS per 2014 mencatat jumlah penduduk yang bekerja mencapai 118, 2 juta jiwa di semua sektor," ujarnya.

"Artinya baru sekitar 17,8 persen dari seluruh pekerja di dalam negeri yang dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan," lanjut Rhugby.

Ia berharap BPJS Ketenagakerjaan yang kini dikomandoi Agus Susanto sebagai Dirut dan Poempida Hidayatullah sebagai komisaris untuk bisa lebih cepat bekerja memenuhi kebutuhan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Apalagi Poempida pernah punya pengalaman sebagai legislatif di Komisi IX yang menangani masalah ketenagakerjaan. Jadi kami meminta agar bisa fokus menyelesaikan pemenuhan hak-hak pekerja di dalam negeri sesuai amanat UU," pungkasnya.

Pemuda Indonesia Hebat merupakan salah satu relawan yang dalam Pilpres 2014 ikut menyatakan dukungan dan memenangkan pasangan Jokowi-JK. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya