Berita

Politik

Rakornas PKS Momentum Tingkatkan Kapasitas Intelektual Kader

RABU, 08 MARET 2017 | 07:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pelaksanaan Rakornas Partai Keadilan Sejahtera di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, selama tiga hari (Senin-Rabu, 6-8/3) dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas intelektual struktur dan kader PKS. Sehingga, berdampak pada peraihan kemenangan yang lebih optimal bagi PKS, mulai dari pusat hingga ke daerah.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulis yang diterima pagi ini.

Rakornas dengan tema "Kokoh Berkhidmat untuk Rakyat" ini dihadiri seluruh Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS dan seluruh unsur Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS seluruh Indonesia.


Rakornas ini diisi dengan arahan Ketua Majelis Syuro PKS, pidato Presiden Partai, dan dilanjutkan Workshop bidang/badan DPP dengan struktur di bawah untuk memastikan pelaksanaan program kerja yang sudah dicanangkan.

"Kapasitas atau size (ukuran) intelektual struktur dan kader PKS harus lebih besar dari masalah dan tantangan yang dihadapi. Ini prasayat kita untuk meraih kemenangan besar," jelasnya.

Berbicara di hadapan Ketua-Ketua Fraksi DPRD Provinsi se-Indonesia dalam sesi workshop kemarin, dia menjelaskan, jika struktur dan kader PKS sudah memiliki size intelektual yang lebih besar dari masalah yang dihadapi, akan lahir inovasi dan kreativitas untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dan kebutuhan rakyat.

Menurutnya, hanya dengan cara itulah rakyat merasakan betul manfaat kehadiran PKS karena selalu menjadi solusi bagi permasalahan yang mereka hadapi.

"Dan, itulah hakikat khidmat kepada rakyat,” pungkas wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Banten Raya ini.

Relevan dengan itu, Anggota Komisi I ini mencontohkan lahirnya gagasan Hari Aspirasi yang diinisiasi Fraksi PKS DPR RI di awal tahun 2015. Program Hari Aspirasi ini telah dicanangkan sebagai program nasional Fraksi PKS di seluruh DPRD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Ini program inovatif dan asli (genuine) kita untuk mendekatkan diri dengan rakyat, mendengar keluh kesah, permasalahan dan kebutuhan mereka. Lalu, dengan kewenangan yang kita miliki kita berusaha menyelesaikannya atau memberi solusi. Dengan hari aspirasi rakyat kita ingin tidak ada pembatas antara rakyat dan wakilnya," tandas Jazuli.

Ke depan, lanjut Jazuli, kader-kader PKS, khususnya yang diberi amanah di legislative, dituntut untuk semakin banyak memproduksi ide dan gagasan yang kreatif inovatif dalam menangkap dan memperjuangkan kepentingan kerakyatan, keummatan, dan dalam rangka mengokohkan nasionalisme Indonesia.

Rakornas sekaligus menjadi ajang evaluasi pilkada serentak 2017 dan konsolidasi PKS menyongsong pilkada serentak 2018 dan Pileg-Pilpres 2019. [zul]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya