Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Parpol Pendukung Ahok Bisa Tenggelam

SELASA, 07 MARET 2017 | 21:51 WIB | LAPORAN:

Ekonom senior Indonesia Dr. Rizal Ramli memprediksi bahwa partai politik yang mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta akan mengalami kemerosotan peroleh suara di Pemilu 2019 nanti.

"Partai-partai besar pendukung Ahok bisa tenggelam bersama Ahok," ujarnya saat berbicara di Rakornas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Depok, Jawa Barat (Selasa, 7/3).

Rizal menjelaskan, kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Ahok sebagai terdakwa menjadi salah satu faktor yang akan menggerogoti suara parpol-parpol pendukungnya. Padahal parpol-parpol itu telah memanen dukungan suara cukup tinggi pada Pemilu 2014 lalu.


Menurut menko perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid tersebut, tipe pemilih yang berpretensi terhadap agama masih mendominasi pemilik suara di Indonesia. Karenanya, Rizal mengimbanu agar PKS dapat memanfaatkan momentum itu untuk bisa mendongkrak popularitas dan perolehan suara di pemilu berikutnya.

"Faktor agama di daerah masih kuat, maka parpol pendukung Ahok akan anjlok. Yang 19 persen jadi anjlok menjadi 12 persen," tegas Rizal yang juga pernah memimpin Kemenko Kemaritiman dan Sumber Daya.

Diketahui, dalam Pilkada DKI Jakarta, Ahok bersama wakilnya Djarot Syaiful Hidayat menjadi pasangan petahana dengan usung oleh parpol yang diantaranya menjadi pemenang Pemilu 2014. Yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hanura. [wah]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya