Berita

Miranda Kerr/Net

Blitz

Miranda Kerr, Semprot Facebook Curi Ide Tunangan

SENIN, 27 FEBRUARI 2017 | 10:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Miranda Kerr merasa kesal kepada Facebook selaku induk Instagram dan WhatsApp. Pasalnya, kata sang super­model, Facebook terus men­contek gagasan Evan Spiegel, tunangannya yang juga pendiri dan CEO Snapchat.

"Aku terobesesi dengan Snapchat. Ini adalah layanan yang paling dekat seperti ber­bicara dengan seseorang dalam sebuah momen, terasa lebih terkoneksi," ujar Kerr.

Eks Angel Victoria's Secret ini sewot lantaran Facebook terlalu banyak mencuri ide dan layanan Snapchat seperti Instagram Stories yang sangat mirip dengan Snapchat.


"Saya tidak tahan dengan Facebook. Mengapa Facebook tidak berinovasi. Apakah mer­eka harus mencuri semua ide tunangan saya?" kata Kerr.

Tidak jelas, apakah keke­salan janda Orlando Bloom itu mewakili Spiegel. Meski begitu, komentar itu memper­lihatkan pendapat dari orang yang sangat dekat dengan Spiegel mengenai perilaku Facebook yang memang suka meniru fitur Snapchat untuk layanannya.

"Saya tidak bisa mendu­kung Facebook. Ketika kamu menyalin ide milik orang lain, itu bukan sebuah inovasi," tutur Kerr.

Instagram Stories memang banyak menuai kritik karena sangat mirip dengan Snapchat, mulai dari penyimpanan video pendek selama 24 jam, desain, antarmuka, hingga penyema­tan stiker berbasis lokasi dan waktu.

"Saya tak habis pikir mereka (Facebook) bisa tidur pulas sepanjang malam," ujar Kerr.

Ironinya, ia masih meng­gunakan Facebook dan Insta­gram. Page Facebook resmi Kerr menghimpun lebih dari 8 juta like, sementara laman In­stagram-nya diikuti 10,6 jutaan orang. Snapchat punya 158 juta pengguna harian, tetapi setelah Instagram meluncurkan Insta­gram Stories terlihat adanya penurunan pengguna dalam jumlah cukup signifikan pada Snapchat. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya