Berita

Sumarno/Net

Politik

Rapat Pleno Terbuka KPU DKI Tanpa Paslon

MINGGU, 26 FEBRUARI 2017 | 12:55 WIB

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi Pilgub DKI berlangsung terbuka di Grand Sahid, Jakarta, hari ini (Minggu, 26/2).

Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua KPU DKI, Sumarno. Namun rekapitulasi suara kali ini tidak dihadiri pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang ikut berkompetisi di Pilgub Jakarta 2017.

Rekapitulasi suara hanya dihadiri tiga saksi dari masing-masing pasangan cagub-cawagub.


"Saya apresiasi warga Jakarta yang sudah matang dalam berdemokrasi, kesuksesan Pilkada DKI karena banyak pihak," kata ketua KPUD Sumarno dalam sambutannya seperti dimuat RMOLJakarta.Com.

Sumarno mengatakan, kesuksesan Pilgub DKI bukan hanya karena penyelenggara, melainkan pengawasan juga sangat penting dalam menyukseskan Pilgub Jakarta 15 Februari lalu.

"Semua penyelenggara berperan penting dalam mensukseskan pilkada," kata dia.

Diketahui, hasil penghitungan riil dari laman Situng KPU, pasangan yang mendapat suara terbanyak yakni, Ahok-Djarot dengan 42,96 persen, Anies-Sandi berada pada posisi kedua dengan 39,97 persen, dan Agus-Sylvi paling buncit dengan 17,06 persen suara.

Nantinya, usai rekapitulasi, KPUD memberi waktu empat hari pada masing-masing pasangan calon untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Nah, bila tidak ada gugatan, maka penetapan hasil Pilkada, ada tidaknya putaran kedua serta pasangan calon yang lolos akan dilakukan 3-4 Maret mendatang.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya