Berita

Jokowi/Net

Politik

Jokowi Jangan Banyak Mengeluh Seperti Pendahulunya

SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 17:36 WIB | LAPORAN:

Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie mengimbau Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak banyak mengeluh, seperti yang kerap dilakukan presiden pendahulunya.

Menurut Jimly, pernyataan demokrasi kebablasan yang disampaikan Jokowi sangat bertolak belakang dengan jargon pemerintahannya yakni 'kerja, kerja, kerja'.

"Keluhan-keluhan kebablasan boleh dikurangi, statement keluh kesah seperti itu. Kalau Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) rajin sekali dia kan, prihatin dan sebagainya. Yang penting kita bertindak," jelas Jimly dalam diskusi bertema 'Kebebasan. Demokrasi. Kebablasan'. di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (25/2).


Menurutnya, tidak bisa dipungkiri bahwa demokrasi membuat pandangan seseorang terhadap fenomena politik yang terjadi berbeda-beda. Mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu mencontohkan, di dalam aplikasi pesan singkat (what's up) terdapat grup yang berisikan orang-orang berbeda. Grup bisa dibuat hingga lebih dari satu dengan diisi orang yang berbeda pula. Faktanya, setiap orang di lima grup aplikasi memiliki pandangan dan persepsi masing-masing mengenai kondisi nasional yang terjadi sekarang.

"Soal kebablasan ini bukan karena sistem demokrasi itu tetapi karena perkembangan teknologi juga. Kan baru ini kita punya grup WA. Dan di grup itu gambaran di kita yang sangat plural yang diwadahi oleh grup di WA itu. Artinya kita menerima kenyataan ada perkembangan baru seperti ini tetapi keluhan-keluhan kebablasan bolehlah dikurangi," pungkas Jimly. [wah]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya