Berita

Net

Politik

Dewan Pakar Golkar Minta Kader Taati Kebijakan Partai

SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 16:31 WIB | LAPORAN:

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR. Agung Laksono meminta semua kader tetap loyal terhadap kebijakan yang telah ditetapkan partai. Termasuk dukungan kepada pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) di Pilkada DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Agung menanggapi pernyataan kader Golkar Titiek Suharto yang secara terang-terangan mendukung pasangan rival Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Pernyataan dan sikap Mbak Titiek Prabowo soal Pilkada DKI Jakarta yang secara terbuka mendukung pasangan calon Anies-Sandiaga jelas bertentangan dengan garis politik DPP Partai Golkar. Yang sudah memutuskan untuk mengusung secara resmi Ahok-Djarot di Pilkada DKI ," jelas Agung dalam keterangannya, Sabtu (25/2).


Menurutnya, sebagai seorang kader Golkar, Titiek Soeharto dianggap sudah mengetahui aturan soal prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela (PDLT), yang menjadi parameter kader di organisasi Golkar.

"Sangat disayangkan hal ini telah dilakukan oleh seorang kader partai tingkat nasional. Yang mestinya berperilaku konsisten terhadap kebijakan politik partai dan bahkan seharusnya menjadi panutan," beber Agung.

Sebagai dewan pakar yang menjadi wadah pemberi masukan dan saran serta pemikiran bagi Partai Golkar, Agung berharap DPP Golkar di bawah kepemimpinan Setya Novanto untuk bisa secara arif dan tegas merespon dan menyelesaikan persoalan tersebut. Sesuai dengan AD/ART Golkar. [wah]  

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya