Berita

RMOL

Politik

Bang Japar Siap Kawal Suara Anies-Sandi

SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 15:59 WIB | LAPORAN:

Para jawara dan pengacara yang tergabung dalam Gerakan Bang Japar atau Kebangkitan Jawara dan Pengacara menggelar pertemuan dengan pasangan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswaden-Sandiaga Uno (Anies-Sandi), Sabtu (25/2).

Bang Japar akan ikut membantu mengawasi tempat pemungutan suara (TPS) agar aksi-aksi pemaksaan kehendak dan premanisme tidak terjadi pada pemungutan dan penghitungan suara putaran dua yang akan berlangsung pada 19 April mendatang.

"Bang Japar ingin berkontribusi agar Pilkada DKI Jakarta tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga diselenggarakan dengan jujur dan adil. Bang Japar juga mendedikasikan dirinya sebagai relawan Anies-Sandi yang akan memastikan perolehan suara pasangan nomor tiga ini tidak dicurangi," jelas Fahira Idris selaku  inisiator Bang Japar di kediamannya, Pasar Minggu, Jakarta.  


Menurut Fahira, baru beberapa hari diumumkan, sudah sebanyak 3500 orang lebih simpul jawara dan pengacara mendaftarkan diri dan berkomitmen mencegah terjadinya aksi premanisme, intimidasi, dan upaya-upaya kecurangan di TPS dengan cara-cara elegan, beradab, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Besarnya antusiasme salah satunya dikarenakan lambannya kepolisian memproses aksi premanisme dan intimidasi yang terjadi di TPS pada putaran pertama kemarin.

"Kita menurunkan Jawara di TPS-TPS bukan untuk gagah-gagahan dan mencari keributan, tetapi untuk mencegah agar tidak ada oknum yang karena merasa punya kekuatan mengintimidasi KPPS, Panwas, dan warga sekitar seperti Iwan Bopeng. Kita turunkan pengacara bukan tidak percaya dengan KPU, tetapi justru untuk mendukung KPU untuk konsisten menyelenggarakan pemungutan suara sesuai dengan aturan. Nanti menjelang pencoblosan, kita akan gelar apel akbar," ujar Fahira yang juga wakil ketua Komite III DPD RI. [wah] 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya