Berita

Lindsay Lohan/Net

Blitz

Lindsay Lohan, Dipaksa Lepas Hijab

KAMIS, 23 FEBRUARI 2017 | 09:55 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Cerita perjalanan spiritual Lindsay Lohan kembali me­narik perhatian. Ia mengenakan hijab saat mendarat di Bandara Heathrow, London, beberapa waktu lalu. Namun, Lilo malah merasa mendapat perlakuan tak pantas dari petugas keamanan bandara. Hal ini, ia ceritakan saat menjadi tamu dalam ac­ara televisi Good Morning Britain.

Bintang Mean Girls dan Liz & Dick ini bercerita bahwa se­orang petugas wanita mengh­entikan langkahnya dan mem­intanya untuk memerlihatkan paspor miliknya. "Dia mem­buka paspor milikku dan lang­sung minta maaf begitu melihat nama 'Lindsay Lohan'. Tapi ia kemudian mengatakan' Tolong lepas penutup kepalamu,' dan aku melakukannya."

Sebenarnya Lilo tak ber­masalah melakukan hal ini. Namun ia merasa hal ini tak pantas dialami perempuan lain yang benar-benar berkomitmen dengan hijabnya.


"Yang membuatku takut, saat itu, bagaimana perasaan perempuan lain yang merasa tak nyaman untuk membuka penutup kepalanya? Ini benar-benar menarik bagiku. Aku merasa terkejut," katanya.

Atas pernyataan Lilo ini, pihak Bandara Heathrow lantas mengeluarkan pernyataannya pada media. "Heathrow meng­hargai hak religi dan kultural para penumpang pesawat di bandara. Kami bekerja keras menyediakan pelayanan ter­baik pada penumpang kami, sekaligus memastikan semua orang merasa aman."

Tak hanya di Inggris, Lilo juga merasa terancam di nega­ranya sendiri, Amerika. Apal­agi dengan kebijakan Presiden Donald Trump yang ia rasa tak ramah dengan para imigran dan muslim.

"Aku merasa lebih nyaman seperti itu (dengan hijab) dan aku merasa agak takut kembali ke Amerika," katanya.

Saat ditanya apakah ia te­lah menjadi mualaf, sahabat Charlie Sheen ini tak serta merta menjawabnya dengan tegas. "Aku memang belajar Al Quran, tapi belum ada yang bisa kukonfirmasi," ujarnya.

Jebolan Disney ini juga ber­bagi cerita saat mengunjungi para pengungsi Suriah di Turki pada September 2016. "Aku langsung menangis, terisak. Anak-anak ini, mer­eka takut akan bom yang bisa meledak setiap detik," kata Lilo. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya