Berita

Benny Ramdhany/Net

Politik

Perampokan Freeport di Indonesia Harus Diakhiri!

SELASA, 21 FEBRUARI 2017 | 02:47 WIB | LAPORAN:

RMOL. PT Freeport Indonesia kabarnya akan melakukan gugatan melalui pemgadilan Aribitase. Alasannya, PTFI bersikeras tidak mengubah izin operasi di Indonesia dari Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Wakil Ketua Komite I DPD RI, Benny Rhamdani nampaknya geram dengan sikap keras kepala perusahaan asal Negeri Paman Sam itu.

Menurut dia, pemerintah Indonesia tidak boleh kalah dan menyerah dengan ancaman PTFI itu. Apalagi, Indonesia sesunguhnya sudah terlatih melewati masa sulit.


"Kita sudah terlatih melawan belanda 350 tahun, kita melewati masa sulit saat melawan penjajah Jepang jadi tak boleh takut," tegasnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/2).

Menurut dia, dengan 384 juta penduduk, negara ini merupakan salah satu negara berpenduduk terbesar di dunia. Indonesia pun memiliki kekayaan alam yang begitu berlimpah.

Karenanya, lanjut Benny, Indonesia tak boleh takut dengan negara yang notabene melindungi perusahaan itu, dalam hal ini Amerika Serikat.

"Kalau kita takut terhadap ancaman Freeport, itu artinya negara telah sukarela meletakkan harga dirinya dibawah kaki dan alas kaki negara asing," ujarnya.

Dia menambahkan, tawaran divestasi yang diberikan pemerintah sebenarnya sangat ideal. Sebab, selama ini PTFI telah melakukan perampokan sumber daya alam negeri ini.

"Negara ini memiliki kedaulatan dan harga diri, perampokan sumber daya alam di negeri ini harus diakhiri," imbuhya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya