Berita

Habib Rizieq/Net

Politik

Tidak Akan Ada Habib Rizieq Di Aksi 212

MINGGU, 19 FEBRUARI 2017 | 22:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi ribuan massa menggeruduk gedung DPR/MPR pada 21 Februari (Aksi 212) dipastikan tidak akan diikuti oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI).

Hal itu sebagaimana ditegaskan pengacara GNPF-MUI, Kapitra Ampera yang didampingi oleh Munarman di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/2).

"Dalam Aksi 212, pengurus GNPF tidak ikut. Habib Rizieq selaku Dewan Pembina, termasuk Pak Munarman tidak ikut turun karena itu domainnya umat. 3 tokoh ini tidak akan ikut aksi kecuali ada kejadian yang tidak kita inginkan," kata Kapitra.


Dia menjelaskan, Aksi 212 tidak ditunggangi oleh kepentingan politik. Aksi tersebut hanya untuk menyampaikan aspirasi.

"Aksi yang dilakukan FUI itu hanya penyampaian aspirasi penegakan hukum tidak ada agenda politik di situ agar ada Justice for All. Menyampaikan fenomena hukum, tidak ada agenda lain, tidak ada agenda politik, ini kegiatan damai," kata Kapitra seperti diberitakan RMOLJakarta.

Sebelumnya, massa dari Forum Umat Islam (FUI) berencana menggelar aksi pada 21 Februari 2017 di kawasan gedung DPR/MPR. Mereka menuntut untuk mengawal proses hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pihak kepolisian sendiri telah bersiap untuk mengamankan aksi tersebut. Polri akan menurunkan 10 ribu lebih personel.

Polda Metro Jaya juga telah menerima surat pemberitahuan dari koordinator aksi terkait rencana demo tersebut, pada Sabtu (18/2) kemarin. Massa rencananya akan melakukan aksi selepas salat subuh. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya