Berita

Politik

Tiga Evaluasi KPU DKI Jelang Putaran Kedua

MINGGU, 19 FEBRUARI 2017 | 18:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sejumlah evaluasi dilakukan KPU DKI Jakarta jelang putaran kedua Pilgub DKI 2017 agar kesalahan yang terjadi selama putaran pertama tidak kembali terulang.

Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno menjelaskan bahwa hal pertama yang akan dievaluasi adalah sumber daya manusia (SDM), yakni orang yang terlibat dalam proses pemungutan suara.

"Penyelenggara di tingkat bawah, KPPS, PPS, BPK, tingkat kota, tingkat provinsi, itu harus dievaluasi," ujar Sumarno di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, (19/2).


Hal yang kedua adalah daftar pemilih. Ini mengingat dari proses pemungutan suara kemarin, masih banyak warga yang belum terdaftar sebagai pemilih.

"Ini akan dilakukan pembenahan. Ini tak hanya dari pihak KPU, karena sudah didata banyak warga yang tak memberikan akses terutama di apartemen-apartemen, di perumahan eksklusif, rumah mewah. Ini pembelajaran semua," paparnya.

Terahir perbaikan yang akan dilakukan KPU adalah masalah logistik. KPU DKI akan memastikan jumlah surat suara mencukupi dengan jumlah pemilih yang datang ke-TPS.

"Kalau data pemilih kita akurat, logistik akan terpenuhi. Kemarin kasusnya pemilih dalam DPT meningkat kemudian DPTB membludak, padahal surat suara tersedia hanya sejumlah DPT dan 2,5 persen, ini melampaui yang 2,5 persen itu," pungkasnya seperti diberitakan RMOLJakarta. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya