Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Inilah Lembaga Survei Paling Mendekat Real Count KPU DKI

MINGGU, 19 FEBRUARI 2017 | 12:56 WIB | LAPORAN:

Usai pemungutan suara Pilkada Jakarta pada Rabu (15/2) lalu, sejumlah lembaga survei melakukan hitung cepat (quick count) perolehan suara ketiga pasangan calon.

Hasil akhirnya semua lembaga survei menempatkan paslon petahana Basuki 'Ahok'Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di urutan pertama, disusul Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dan terakhir Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Lantas lembaga survei manakah yang paling presisi atau mendekati dengan hasil real count KPU DKI?  



Diketahui, ada tujuh lembaga survei yang mempublikasi quick count perolehan suara Pilkada Jakarta terhitung mulai jam 1 siang hingga 5 petang WIB di berbagai channel televisi, online dan juga media sosial.

Melihat angka yang ada, quick count LSI Denny JA yang paling akurat, atau mendekat sempurna dengan hasil real count KPUD yang telah diumumkan kemarin. Selisihnya sebesar 0,17 persen.

Urutan berikutnya adalah SMRC dengan selisih 0,25 persen, Indikator 0,27 persen, Charta Politika 0,53 persen, Indo Barometer 0,55 persen, Cyrus Network 0,63 persen dan Pollmark 1,67 persen.

Sebagaimana hasil quick count lembaga survei, real count KPU juga menunjukkan Pilkada Jakarta 2017 bahwa paslon Ahok-Djarot dan Anies-Sandi maju putaran kedua.

Perubahan terkini hasil rekapitulasi salinan C1 Pilkada DKI Jakarta dari KPU, Agus-Sylvi mendapat 17.07 persen atau 936.609 suara, Ahok-Djarot 42.96 persen atau 2.357.637 suara, dan Anies-Sandi 39.97 persen atau 2.193.636 suara. Data tersebut menunjukkan penghitungan sudah 100 persen pada 13.023 TPS.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya