Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Suara Anies Menyusut, KPU Ngaku Salah Input

MINGGU, 19 FEBRUARI 2017 | 09:45 WIB

Ada kesalahan input pada Sistem Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pilkada DKI Jakarta 2017 yang bisa diakses melalui situs kpu.go.id/hasil/t1/dki_jakarta.

Begitu pengakuan Ketua KPUD Jakarta, Sumarno saat dihubungi, Minggu (19/2) tentang perubahan data suara masing-masing paslon.

"Informasi dari tim IT ada kesalahan input di Jakarta Selatan kelebihan 7 ribu. Di TPS 10 Kelurahan Pela Mampang. Pasangan nomor tiga (Anies-Sandi) seharusnya dapat 266 tetapi terinput 7.266," kata Sumarno seperti dikutip dari RMOLJakarta.Com.


Sumarno menyebutkan, ada data dua TPS yang salah entry dan telah diperbaiki kemarin (Sabtu, 18/2) pukul 11.00 WIB.

Satu lagi di TPS 12 Tanjung Barat, suara Basuki 'Ahok Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat semestinya 286, tetapi di-entry Situng 236.

Sebelumnya, saat diakses Sabtu (18/2) pagi, perolehan suara Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sebanyak 936.609 (17,05), Ahok-Djarot 2.357.587 (42,91), sedangkan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno sebanyak 2.200.636 (40,05). Data tersebut juga menunjukkan penghitungan sudah 100 persen pada 13.023 TPS.

Namun ketika diakses kembali malam harinya, data Situng masing-masing paslon pada situs tersebut mengalami perubahan. Agus-Sylvi terdata memperoleh suara 936.609 (17,07 persen), Ahok-Djarot sebanyak 2.357.637 suara (42,96 persen) dan Anies-Sandi sebanyak 2.193.636 suara atau (39,97 persen).

Dari perubahan itu, tampak persentase Agus-Sylvi bertambah 0,02 persen menjadi 17,07 persen, meski perolehan suaranya tetap. Perolehan suara Ahok-Djarot bertambah 50 dan persentasenya bertambah 0,05 persen menjadi 42,96 persen. Sedangkan perolehan suara Anies-Sandi berkurang 7.000 suara dan persentasenya berkurang 0,08 persen menjadi 39,97 persen.

Sementara itu, data lain tak mengalami perubahan. Total jumlah pemilih sebanyak 7.218.272 orang dan yang memanfaatkan hak pilih sebanyak 5.563.418 orang.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya