Berita

Net

Politik

PDIP Singgung Parpol Lain Kurang Maksimal Di Pilkada DKI

MINGGU, 19 FEBRUARI 2017 | 01:50 WIB | LAPORAN:

PDI Perjuangan menyatakan ada partai pengusung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) yang tidak maksimal bekerja dalam Pilkada DKI Jakarta. Hal itu membuat pasangan petahana tidak biosa meraih kemenangan hanya dengan satu putaran.  

"Analisa kami kalau empat partai all out 15 Februari kemarin sebenarnya bisa satu putaran," kata Ketua Bidang Hukum DPP PDIP Trimedya Panjaitan dalam diskusi 'Sinema Politik Pilkada DKI' di Resto Warung Daun, Cikini, Jakarta (Sabtu, 18/2).

Menurutnya, dari hitung-hitungan suara dukungan maka seharusnya dengan koalisi empat partai dapat mencapai 40 persen. Trimedya menilai, faktor strategi menjadi celah kurang maksimalnya dukungan terhadap pasangan nomor urut dua tersebut.


"Kalau PDIP kan jelas kerja ke bawah. Itu kita harapkan kepada Golkar, Nasdem dan Hanura. Meski terakhir sudah mulai kencang kita lihat," ujarnya.
   
Untuk itu, memasuki putaran kedua, dia berharap ada konsolidasi yang lebih kuat dari empat partai pendukung untuk menajamkan dukungannya ditingkat bawah.

"Kami lihat dua sampai tiga partai tidak melakukan hal tersebut. Kita berharap semua partai masiflah ke bawah, kalau ini bisa dilakukan kita bica mencuri para pendukung nomor tiga dan optimis menang di putaran kedua," jelas Trimedya yang juga anggota  Komisi III DPR RI. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya