Berita

Foto/Net

Politik

Tim Pemenangan: Anies-Sandi Lebih Dimunculkan Ketimbang Partai Pendukung

SABTU, 18 FEBRUARI 2017 | 12:35 WIB | LAPORAN:

  Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mardani Ali Sera mengatakan meskipun dalam hitung cepat perolehan suara jagoannya tidak sebesar pasangan Ahok-Djarot, sesungguhnya pasangan Anies-Sandi bisa dikatakan lebih berhasil.

"Kita melihat anatomi partai pendukung, Agus-Sylvi didukung oleh 26 persen suara di DPRD, Ahok-Djarot didukung 49 persen, dan Anies-Sandi didukung oleh 25 persen. Hasilnya, Agus-Sylvi dari 26 dapatnya 17 persen, Ahok-Djarot dari 49 dapatnya dapatnya 43 persen, dan Anies-Sandi dari 25 dapatnya 40 persen. Jadi kelihatan siapa pemenangnya," ucap Mardani dalam diskusi bertajuk 'Sinema Politik Pilkada DKI' di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2).

Hal itu menurutnya karena dari awal, pihaknya lebih ingin memunculkan sosok Anies-Sandi ketimbang partai. Selain PKS, partai Mardani, Anies-Sandi juga diusung Partai Gerindra.


"Dari awal, saya minta izin ke Pak Prabowo Subianto (ketum Gerindra) dan Pak Sohibul Iman (presiden PKS), saya menyatakan izin bahwa strategi kami bukanlah partai politik," ujar Mardani.

Ditambahkannya, yang maju untuk merebut suara pemilih adalah relawan dan simpul-simpul warga yang memang bergabung dengan relawan. Sedangkan tugas partai politik adalah mendorong dari belakang, atau sebagai infrastruktur bagi timses. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya