Berita

Foto/Net

Bisnis

Amrik Kucurin Hibah 40 Juta Dolar AS

Lindungi Sektor Kelautan Indonesia
JUMAT, 17 FEBRUARI 2017 | 09:43 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Amerika Serikat memberi­kan bantuan hibah senilai 40 juta dolar AS atau setara Rp 533 miliar untuk program kon­servasi kelautan dan perikanan berkelanjutan di Indonesia.

Hibah itu diserahkan di sela peluncuran program dan penandatanganan kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan US Agency for International Development (Usaid) Marine Conservation and Sustainable Fisheries Program in Indone­sia, di Jakarta, kemarin.

Sekjen KPP Sjarief Widjaja mengapresiasi bantuan dari negara Paman Sam tersebut. Dia berharap, bantuan bisa meningkatkan produktivitas perikanan, ketahanan pangan dan nutrisi, serta mata penca­harian yang berkelanjutan melalui upaya konservasi habi­tat dan spesies penting.


"Kami harapkan juga pro­gram ini dapat meningkatkan kapasitas KKP dalam imple­mentasi Port State Measure Agreement (PSMA), pember­antasan illegal, unreported, unregulated fishing, dan alert system di 86 MPA (marine protected area) melalui peman­faatan data satelit VIIRS untuk mendeteksi kapal (VIIRS boat detection)," katanya.

Duta Besar AS untuk Indo­nesia, Joseph Donovan men­gatakan, pihaknya mengu­curkan hibah karena meman­dang Indonesia sebagai mitra yang kuat di sektor maritim. Termasuk, kerja sama untuk melindungi keanekaragaman hayati laut yang vital.

Dia menilai, pemanfaatan berkelanjutan akan menga­mankan sumber daya pan­gan dan mata pencaharian masyarakat Indonesia.

"Dengan program Usaid, akan diupayakan pengelolaan 6 juta hektare habitat kritis ke­lautan dan perikanan, pemban­gunan dan dukungan terhadap 15 KKL (kawasan konservasi laut)," katanya.

Donovan menambahkan, dalam program kerja sama ini kedua negara juga berupaya untuk meningkatkan perikanan produktivitas, keamanan pan­gan dan gizi, serta mata penca­harian yang berkelanjutan di 13 kabupaten di Maluku Utara, Maluku, dan Papua Barat.

Dirjen Penguatan Daya Sa­ing Produk KKP Nilanto Per­bowo berharap, kerja sama dengan AS di sektor maritim bisa terus berlanjut.

"Kemitraan dengan pe­merintah AS akan membantu menjawab tantangan penting dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahter­aan masyarakat pesisir di tiga provinsi yang menjadi fokus kerja," jelasnya. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya