Berita

Anies Baswedan, Agus Harimurti, dan Sandiaga Uno/Repro

Jaya Suprana

Anies Dan Agus

JUMAT, 17 FEBRUARI 2017 | 09:16 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SAYA bukan sekedar pendukung namun bahkan peyakin bahwa  Presiden Jokowi merupakan harapan bangsa bagi masa depan yang lebih adil dan beradab.

Dalam hanyutan keyakinan itu, saya sempat tertegun ketika Presiden Jokowi melakukan dua hal. Hal yang pertama adalah ketika Presiden Jokowi terkesan membiarkan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengingkari Kontrak Politik yang pada hari Sabtu 15 September 2012, di Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara ditandatangani  Ir. Joko Widodo dengan rakyat miskin.

Yang kedua adalah ketika Presiden Jokowi memberhenti-tugaskan empat menteri yaitu Rizal Ramli, Ignatius Jonan, Saleh Husin dan Anies Baswedan.  Maka saya terkesan oleh suatu pemberitaan RMOL 16 Februari 2016 yang memberitakan bahwa Anies Baswedan mengapresiasi sikap Agus Harimurti Yudhoyono yang mau menerima kekalahan di Pilgub DKI dengan legowo. "Kami mengapresiasi sikap kenegarawanan dari Pak Agus Harimurti," ujar Anies di DPP PKS Jakarta Selatan, Rabu 15 Februari 2017  malam.


Lebih lanjut, Anies menilai bahwa putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat itu sebagai sosok anak muda yang potensial. Mantan rektor Universitas Paramadina ini bahkan memprediksi Agus akan menjadi pemimpin bangsa ini di kemudian hari nanti. "Beliau adalah seorang muda potensial, anak bangsa terbaik. Saya yakin beliau akan menjadi pemimpin bangsa yang akan datang," pungkas Anies.

Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, dua pasangan yang akan lolos di putaran kedua adalah pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Sementara Agus-Sylvi tidak lolos akibat berada di posisi terbuncit. Berdasar pemberitaan RMOL tentang pernyataan Anies Baswedan mengenai seorang pesaing politiknya, Agus Harimurti Yudhoyono maka saya berani menyimpulkan bahwa mantan Mendikbud yang sangat dihormati dan dihargai Presiden Jokowi ini memang benar-benar layak untuk dihormati dan dihargai.

Sejauh pernyataan Anies mengenai Agus bukan pencitraan namun tulus dari lubuk sanubari maka saya berani menyimpulkan bahwa Anies Baswedan benar-benar mengerti, menghayati dan mengejawantahkan sukma demokrasi dalam makna yang tepat dan benar. Makna demokrasi sejati adalah kemampuan dan kemauan untuk tetap saling mengerti, menghormati dan menghargai di tengah kemelut saling berbeda pendapat.

Silakan saya dihujat sebagai naif namun saya tidak malu mengakui bahwa pernyataan Anies Baswedan bahwa "Beliau adalah seorang muda potensial, anak bangsa terbaik. Saya yakin beliau akan menjadi pemimpin bangsa yang akan datang" telah menyelinapkan rasa terharu ke lubuk sanubari saya. Sebenarnya saya sama sekali  tidak malu apabila dihujat naif.  

Saya malah bangga jika dihujat naif sebab kenaifan justru membuka sanubari untuk mampu merasakan keindahan dalam kehidupan nan gersang akibat penuh kebencian ini. Kasihan mereka yang sanubarinya tertutup sehingga mati rasa  keindahan.

Keyakinan bahwa Agus adalah seorang muda potensial, anak bangsa terbaik yang akan menjadi pemimpin bangsa yang akan datang membuktikan bahwa sebenarnya Anies Baswedan bukan sekadar seorang mantan Menteri atau calon gubernur Jakarta belaka.
Anies Baswedan adalah seorang negarawan yang di tengah surplus para pelaku politik haus kekuasaan merupakan suatu kelangkaan yang senantiasa didambakan oleh bangsa, negara dan rakyat Indonesia.[***]

Penulis adalah pembelajar makna keindahan


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya