Berita

Dahnil

Politik

Ketum Pemuda Muhammadiyah Puji Soliditas Kaum Kristiani Dan Etnis Cina Dukung Ahok

JUMAT, 17 FEBRUARI 2017 | 06:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Umat Kristiani dan warga dari etinis Cina yang ada di Jakarta ditengarai solid mendukung pasangan Basuki T. Purnama dan Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada pada Rabu lalu (15/2). Apalagi sudah ada temuan sebelumnya dari lembaga survei yang kredibel, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Ketua Umum PP Pemuda Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak memuji soliditas tersebut.

"Berangkat dari survei SMRC tersebut, saya ingin menyatakan kekaguman saya terhadap saudara-saudara kita etnis Tionghoa dan saudara-saudara kita yang beragama Kristen yang sangat solid memilih Ahok, dimana Ahok berasal dari etnis Tionghoa dan beragama Kristen," jelas Dahnil pagi ini.


Berdasarkan hasil survei SMRC Oktober 2016 lalu, 95,7 persen umat Protestan/Katolik memilih Ahok-Djarot. Hanya 4,3 persen yang menjawab tidak tahu atau rahasia. Itu artinya, tak ada yang memilih pasangan Anies-Sandi dan Agus Sylvi.

Sementara dari etnis Cina, 71,4 persen mendukung Ahok-Djarot, Anies-Sandi (7,4 persen), tidak tahu atau rahasia (21,3 persen). Berdasarkan survei ini, tak ada yang memilih Agus-Sylvi.

Menurut Dahnil soliditàs tersebut bisa dimaknai sebagai potensi kebangkitan politik saudara-saudara kita dari etnis Cina yang selama Orde Baru dipaksa tidak bisa masuk dengan mudah ke ranah politik. Seolah-olah pada saat itu politik tabu bagi mereka.

Menurutnya, kebangkitan politik kaum etnis Cina dari selama ini hanya terkait dengan kegiatan ekonomi, patut disyukuri. "Ini salah satu buah dari reformasi, yang patut kita syukuri, sehingga memperkuat makna Indonesia," ujarnya.

Karena itu, dia mengajak untuk seluruh rakyat Indonesia bersama-sama memperkuat persatuan, jangan mau diprovokasi dengan berbagai pesan-pesan penuh kebencian yang disampaikan oleh berbagai politisi. Apalagi pesan-pesan memecah yang disampaikan untuk umat Islam.

"Saudara-saudara kita sebangsa dan se-Tanah Air yang memilih Ahok tersebut telah memberikan teladan baik tentang makna persatuan dan kesatuan," demikian Presiden Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN) ini.  [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya