Berita

Foto: Net

Politik

Prospek Agus Harimurti: Kalah dan Menang

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017 | 08:27 WIB | OLEH: DENNY JA

KELAS pertama ketika saya mengambil kuliah soal election and leadership, sang dosen memberikan quiz: siapakah tokoh ini? Ia kalah dalam pemilihan konggres di negara bagiannya. Ia kalah juga dalam pemilihan anggota Konggres tingkat nasional. Ia kalah lagi ketika maju untuk anggota Senat. Ia kalah pula dalam nominasi untuk menjadi wakil presiden Amerika Serikat.

Namun akhirnya ia terpilih menjadi presiden Amerika Serikat. Bahkan ia dianggap kini satu dari tiga presiden Amerika terbesar sepanjang sejarah. Ia Abraham Lincoln.

Bagi seorang politisi dan pemimpin, kalah dan menang hanyalah sebuah proses. Yang penting ia semakin matang mengenal dan dikenal rakyatnya, semakin mahir berpolitik, dan semakin memiliki gagasan utama untuk diperjuangkan.


Kisah Abraham Lincoln, dapat menjadi referensi Agus Harimurti dalam menyusun pengabdiannya ke depan. Ia memang kalah dalam pilkada DKI. Namun ia menang dalam hal lain yang sama pentingnya bagi prospeknya sebagai pemimpin mendatang.

Agus Harimurti telah mengakhiri pertarungan politik pilkada DKI dengan sangat baik. Cepat sekali ia ikhlas mengakui kemenangan kompetitor. Ia memberikan selamat di hadapan publik luas. Ia menelfon secara pribadi para kompetitor: Ahok dan Anies. Agus mencontohkan politik yang beradab.

Agus memang kalah dalam pertarungan pilkada DKI. Tapi ia menang dalam hal lain. Ia telah membuka dengan baik Bab pertama buku "Menjadi pemimpin Indonesia masa depan."

Lepas dari pilkada DKI, tiga modal politik utama sudah di tangan Agus Harimurti. Pertama, karena pilkada DKI, Agus dikenal oleh lebih dari 90 persen populasi Jakarta, dan lebih dari 70 persen populasi Indonesia.

Pilkada DKI sudah memberikannya public expose yang tak terkira nilainya, dan bahkan panggung nasional. Berita soal pilkada Jakarta juga meluas ke aneka penjuru Indonesia.

Kedua, bahkan lebih dari kompetitornya Ahok dan Anies, Agus lebih pasti mengontrol sebuah partai politik besar. Bisa diduga hanya masalah waktu, pada saatnya Agus akan menjadi ketua umum Partai Demokrat. Dalam konstelasi partai Indonesia saat ini, Demokrat adalah satu dari empat partai terbesar.

Ketiga, Agus mulai bersentuhan dengan rakyatnya langsung. Ia menciptakan kosa kata baru dalam politik Indonesia: gerilya lapangan. Ia semakin fasih dalam lobi. Ia mulai masuk kedalam dunia debat. Ke depan, ia akan memilih gagasan utama apa yang kelak akan ia perjuangankan.

Usia Agus Harimurti kini masih di bawah 40 tahun. Sungguh Agus beruntung dalam usia muda ia sudah bertarung dalam area sepenting Jakarta. Dan sungguh Indonesia juga beruntung jika Agus Harimurti menjelma menjadi pemimpin Indonesia masa depan, yang kuat dan santun. [***]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya