Berita

Nusantara

Kesal Pemerintah Budek, Warga Lebak Tanam Pohon Pisang Di Jalan Rusak

KAMIS, 09 FEBRUARI 2017 | 03:10 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Puluhan warga Desa Cilangkahan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, melakukan unjuk rasa dan memblokade ruas jalan nasional Malingping-Bayah yang rusak parah.

Warga yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Cilangkahan (Apec) memprotes dengan cara beramai-ramai menanam pohon pisang di tengah jalan, Rabu  (8/2).

Kerusakan parah terlihat di jalan nasional yang baru selesai diperbaiki oleh pemerintah pusat melalui BPJN (Balai Pemelihara Jalan Nasional) wilayah VI Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR). Meski perbaikan itu menelan anggaran puluhan miliar rupiah, kini jalan kembali rusak parah hingga menyerupai kubangan kerbau.


Warga menuntut agar pemerintah bertanggung jawab segera memperbaiki jalan nasional yang baru saja dibenahi sebulan lalu itu. Secara khusus, warga meminta aparat penegak hukum untuk menangkap mafia jalan nasional di wilayah Lebak selatan.

"Masa iya jalan yang baru selesai dibangun beberapa bulan lalu sudah rusak lagi? Apalagi sebabnya kalau anggarannya tidak dikorupsi?" ujar koordinator aksi, Yeni Mulyani. Warga juga mendesak Kejaksaan Agung dan KPK untuk menyelidiki dugaan korupsi dalam pembangunan ruas jalan nasional di Lebak selatan yang sarat dengan kejanggalan.

Dalam aksi yang mendapat pengawalan aparat TNI-Polri itu, para pengunjuk rasa mengancam akan melakukan penyisiran terhadap kendaraan raksasa yang melintas di ruas jalan nasional itu.

"Perbaikan jalan yang dilakukan selama ini terkesan asal-asalan dan tidak berkualitas, ditambah lagi kendaraan raksasa yang masih bebas melintas," ujar Yeni.

Pihaknya berharap Kementerian PUPR tidak tinggal diam menyikapi kerusakan jalan yang belum lama selesai itu.

"Kami akan terus melakukan aksi sampai kuping budek para pejabat terkait, khususnya di Kementerian PUPR, mendengar," ketusnya.

Warga lainnya, Rahman (40), mengatakan bakal terus melakukan aksi serupa agar tuntutan warga Lebak selatan yang sudah lama menderita akibat kerusakan infrastruktur di kawasan Malingping didengar oleh pejabat pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat.

"Kami terpaksa melakukan aksi blokade jalan, karena sudah beberapa kali kami melayangkan surat protes tidak ada tanggapan dari Dishub Pemprov Banten dan Kementerian PUPR," jelasnya.

Di tengah unjuk rasa, beberapa petugas gabungan dari Polsek di wilayah selatan Kabupaten Lebak mencoba bernegosiasi dengan warga agar memperbolehkan kendaraan truk melintas demi mengurangi kemacetan. Namun, warga menolak permintaan polisi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten, Robby Cahyadi, menjelaskan, ruas jalan Malingping-Bayah masih menjadi tanggung jawab dari kontraktor PT Conbloc alias masih dalam masa pemeliharaan perusahaan itu. Pihaknya meminta kepada PT Conbloc untuk segera memperbaiki ruas jalan tersebut.

"Jalan itu masih tanggung jawab dari PT Conbloc, dan kami minta kontraktor itu untuk segera memperbaiki," ujar Robby. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya