Berita

Foto: Net

Nusantara

GP Ansor: Banser Siap Jemput Ahok Untuk Minta Maaf Ke KH Ma'ruf

JUMAT, 03 FEBRUARI 2017 | 01:41 WIB

RMOL. Gerakan Pemuda (GP) Ansor siap menjemput terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk meminta maaf langsung kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.

Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut mengatakan, pihaknya memiliki 1 juta Barisan Ansor (Banser) di Indonesia. Semuanya bisa dikerahkan menjemput Ahok untuk meminta maaf langsung kepada Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.

"Banser siap untuk menjemput Bapak Basuki supaya minta maaf kepada guru kami (KH Ma’aruf Amin)," kata Yaqut seperti diberitakan RMOLJakarta.com, Kamis (2/2).


Dia menerangkan, permintaan maaf yang disampaikan Ahok secara terbuka di media sosial tidaklah cukup. Ia menilai Ahok belum sepenuhnya tulus meminta maaf karena tidak menemui langsung cicit Syaikh Nawawi Albantani tersebut.

"Minta maaf itu apa beratnya sih? Kalau memang tulus temui Pak Ma'ruf," sambung Yaqut.

Melihat gaya permintaan maaf Ahok, Yaqut menilai lebih ke politis. Sebab yang meminta maaf itu bukan dirinya, melainkan pengacara, tim suksesnya serta pemerintah dan pejabat kepolisian.

Dia meminta ke Ahok untuk datang menemui langsung KH Ma'ruf Amin di kediamannya. Dia yakin KH Ma’aruf akan memaafkannya, jika hal tersebut dilakukan Ahok.

"Minta maaf (langsung) saja itu menurut saya jauh lebih terhormat, daripada mengirim utusan," demikian Yaqut. [sam]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya