Berita

Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Saatnya Mega Hukum Ahok

KAMIS, 02 FEBRUARI 2017 | 17:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Megawati Soekarnoputri benar-benar punya insting politik yang tajam. Jauh-jauh hari, Ketua Umum PDI Perjuangan itu memperingatkan agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjaga mulut alias menahan diri dalam berkata-kata.

"Nasihat Mega ke Ahok terbukti benar. Akibat ucapan Ahok, persoalan bangsa makin kusut saja," ujar Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto Emik kepada redaksi sesaat lalu (Kamis, 2/2).

Dia mengatakan, kelakuan Ahok yang dengan angkuhnya menghardik Rais Amm PBNU Kiai Ma'ruf Amin dalam persidangan kasus penodaan agama menunjukkan Ahok tidak mengikuti nasihat Mega.


Saat sidang, Ahok antara lain memperingatkan Kiai Ma'ruf melawan Tuhan karena telah melawan dirinya. Ahok bahkan mengancam akan memproses hukum Kiai Ma'ruf karena dianggap memberi kesaksian palsu.

"Mega itu politikus tingkat tinggi. Bisa dibilang nomor wahid. Dia sudah tahu masalah yang akan terjadi. Mega minta Ahok jaga mulut karena Mega tahu persoalan Ahok ada di mulutnya," kata Sgy, demikian Sugiyanto disapa.

Karena sudah memperingatkan Ahok, Mega dan PDIP tak bisa dipersalahkan dengan kekusutan yang makin menjadi. Dia yakin akibat tidak mendengar nasihat Mega, bencana demi bencana akan menerjang Ahok. Bukan tidak mungkin di ajang Pilgub DKI 2017 Ahok tak terpilih.

"Benang kusut, bagaimanapun peliknya, harus diurai. Saatnya Mega memberikan peringatan keras kepada Ahok, bukan lagi memberi imbauan. Berikan hukuman politik pada Ahok, misalnya dengan memperingatkan kader untuk tidak memilih Ahok," demikian Sgy.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya