Berita

Emma Watson/Net

Blitz

Emma Watson, Kecewa 'La La Land' Mendominasi

KAMIS, 02 FEBRUARI 2017 | 09:02 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

LaLa Land sukses menjadi pembicaraan di awal 2017. Film yang diperankan Emma Stone dan Ryan Gosling ini, membawa pulang berbagai penghargaan ternama di in­dustri hiburan, termasuk men­gumpulkan tujuh piala Golden Globe Awards 2017.

Kini, La La Land mendomi­nasi kategori di Academy Awards ke-89, tercatat di 14 kategori. La La Land diang­gap menorehkan prestasi baru di industri perfilman dunia, menyamai Titanic yang rilis pada 1997.

Dominasi La La Land dis­ebut-sebut membuat Emma Watson menyesal. Artis asal Inggris yang terkenal dengan perannya sebagai Hermione Granger itu sempat ditawari bermain La La Land.


Namun Watson dikabarkan menolak tawaran tersebut. Seorang sumber lain menye­butkan, aktivis feminisme ini terlalu banyak permintaan kepada tim produksi, diwarta­kan The Huffington Post.

"Emma Watson sempat dil­irik untuk bermain di La La Land. Tapi, dia tak serius saat syuting. Dia juga banyak per­mintaan, termasuk gladi resik yang harus dilakukan di Lon­don (Inggris). Itu membuat tim produksi kerepotan," ungkap sumber.

Produser akhirnya menawar­kan karakter utama wanita kepada Stone.

"Emma lebih memilih berak­si di Beauty & the Beast live action. Kini, Emma dilaporkan sangat marah kepada agensi mereka karena tak menga­mankan peran tersebut," imbuh sumber.

Di tempat terpisah, Watson memberikan respons peri­hal kesuksesan memerankan Belle dalam Beauty and the Beast versi live action. Salah satunya, sosok Belle yang digambarkan sebagai wanita pemberani dan penemu.

Rupanya sebelum menerima tawaran sebagai Belle, Watson sudah diincar sutradara untuk me­merankan Cinderella pada 2015.

"Aku merasa tidak cukup cantik. Lagipula, aku tidak cocok sebagai contoh yang baik sebagai Cinderella, wanita yang lembut," ujar Watson, beralasan. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya