Berita

Heriandi Lim

Politik

Marak Perang Survei, PKB Jakarta Tetap Fokus Jaga Basis Suara

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 20:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perang survei di ranah Pemilihan Kepala Daerah tidak pernah semasif yang terjadi di masa menjelang Pilkada DKI Jakarta 15 Februari 2017.

Namun, Pilkada Jakarta 2017 juga menjadi ladang ujian bagi kredibilitas lembaga-lembaga survei maupun para konsultan politik yang bekerja memoles citra para kandidat. Mereka yang tidak bisa menjaga nama baik dan kinerja pasti akan kehilangan kepercayaan publik untuk masa selanjutnya.

"Lembaga survei sudah menjadi bagian dari industri kompetisi pemilu di Indonesia. Apalagi Jakarta barometernya semua opini dan kiblat tren politik. Saya yakin lembaga survei yang tidak bisa menjaga nama baik dan kinerja pada akhirnya akan terseleksi sendiri," kata Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta, Heriandi Lim, kepada Kantor Berita Politik RMOL, beberapa saat lalu.


PKB Jakarta sebagai pendukung utama pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni melihat semua hasil survei sebagai arah bergerak dalam pemenangan. Namun, tidak menjadikan hasil survei dan opini sebagai patokan menentukan pemenang Pilkada.

"Kami tetap percaya memenangkan suara rakyat dan menjaga suara basis adalah cara sejati untuk bisa memenangkan Agus-Sylvi," tegas tokoh politik muda keturunan Tionghoa ini.

Menanggapi mayoritas hasil survei yang memposisikan Agus-Sylvi sebagai calon pemenang Pilkada Jakarta, Heriandi tak mau besar kepala. Dia tegaskan, apapun hasil survei tidak akan mempengaruhi kubunya untuk tetap rendah hati dan berusaha maksimal memenangkan hati rakyat.

"Kami sudah turun di hampir seluruh wilayah kelurahan DKI. Jutaan warga sudah kami temui dan salami. Kami yakin Agus akan menang sebagai Gubernur DKI," tutupnya dengan yakin. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya