Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Ketum PAN: Akar Kesenjangan Itu Adalah Ketidakadilan

SELASA, 24 JANUARI 2017 | 00:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kesenjangan yang hari-hari ini semakin nyata di depan adalah buah panjang dari kebijakan kepemilikan lahan yang tidak berkeadilan, dan jauh dari prinsip keadilan sosial.

Demikian ditegaskan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dalam pidato politik saat Pelantikan DPD dan DPW PAN se-Jawa Timur di Surabaya, Minggu (22/1).

"Pemberian izin lahan seringkali hanya diberikan pada mereka yang kuat secara politik dan punya uang. Hasilnya, segelintir orang menguasai 50 persen kekayaan dalam negeri," ungkap Zulkifli.


Ketidakadilan dalam pemberian lahan ini semakin diperparah dengan kebijakan pembiayaan keuangan yang tidak inklusif.

"Membiarkan kesenjangan ini berlanjut hanya akan menjerumuskan negeri ini dalam perpecahan," lanjutnya.

Zulkifli mengajak seluruh kader PAN bergegas mengambil peran menyelesaikan masalah ketidakadilan yang menyebabkan kesenjangan ini.

"Seluruh kader PAN harus menggunakan setiap kesempatan dan kekuatan untuk melawan segala bentuk ketidakadilan sosial di Tanah Air," tegasnya.

Zulkifli yang juga Ketua MPR RI ini meminta kader PAN di eksekutif maupun legislatif untuk terus konsisten menyuarakan kebenaran dan memenuhi sumpah janji yang telah diucapkan.

"Saudaraku harus hadir di tengah derita rakyat yang lemah serta tidak punya lahan dan akses. Tegaskan keberpihakan pada korban ketidakadilan ini. Mari selesaikan masalah bangsa ini dalam semangat saling mencintai, silaturrahmi, dialog dan musyawarah yang menjadi jati diri bangsa kita," tutupnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya