Berita

Mike Pence/Net

Politik

Pemerintah Diminta Jadikan Komentar Wapres AS Rujukan Kebijakan Rokok

MINGGU, 22 JANUARI 2017 | 15:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence bahwa dirinya tidak percaya rokok bisa membunuh seseorang seperti yang dipercayai ilmuan dan ahli kesehatan dunia, menuai aspirasi dari politisi dalam negeri. Salah satunya Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Pertembakauan Firman Soebagyo.

"Saya sangat mengapresiasi pandangan (Mike Pence) bahwa merokok tidak membunuhmu. Sebagai politisi konservatif Wapres AS itu sangat memahami tentang politik dagang," kata Firman dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (22/1).

Wakil ketua Baleg ini bahkan meminta Pemerintah Indonesia untuk menjadikan pernyataan Pence sebagai rujukan dalam mempertahankan kedaulatan rakyat, khususnya di sektor pertanian. Apalagi petani tembakau di daerah kena efek dari kampanye anti rokok yang gencar disuarakan beberapa tahun belakangan ini.


"Dan ini hendaknya menjadi pelajaran bagi bangsa Indonesia bahwa kita harus tetap pada posisi mempertahankan kedaulan bangsa di atas segala-galanya. Semua kebijakan dan regulasi harus mengacu kepada kepentingan rakyat, bukan kepentingan asing," lanjut anggota Komisi IV DPR RI ini.

Sebelumnya, pasangan Donald Trump sebagai pemimpin Amerika Serikat 4 tahun ke depan ini mengungkapkan bahwa rokok tidak dapat membunuh seorang perokok.

"Waktu untuk cek kenyataanya cepat, Meskipun histeria dari kelas politik dan media, merokok tidak dapat membunuh. Faktanya, 2 dari setiap tiga perokok tidak mati dari penyakit merokok dan 9 dari sepuluh perokok tidak mengidap kanker paru-paru," jabar Pence, seperti dikutip Businessinsider.co.id. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya